May 31, 2013

Tips Membangkitkan Semangat


Rasa lelah, jenuh, bosen, memang nggak bisa dihindarkan. Hal tersebut bisa terjadi karena akumulasi dari melakukan hal yang itu itu saja setiap hari. Rutinitas yang sama dan dilakukan terus menerus kadang membuat kita ngerasa jalan ditempat, nggak ada perkembangan diri yang signifikan ke arah yang lebih baik. Biasanya kalau udah ngerasa gini saya pribadi suka jadi galau. Tapi nggak nyampe showeran hehehe Cuma galau disini saya rasa adalah galau yang positif atau bahkan halusnya sih lebih seperti perenungan a.k.a muhasabah diri.

Pengalaman saya pribadi biasanya saat ngerasa cape, lelah, jenuh, jengah, bosan, dan sanak saudaranya. Saya bakal ngerasa males. Yup, males biasanya jadi buntut dari segala kebosanan yang dialami. Kalau si males ini udah mulai ngasih tanda tanda kehadirannya, ada beberapa hal yang biasa saya lakukan untuk membasminya. 

Pertama, kembali merenungi mengapa saya diciptakan? Ini sangat penting dan menjadi landasan awalnya. Saya sering bertanya dalam hati, "Ya Allah, why me? mengapa Engkau memilih saya, mempercayai saya untuk bisa merasakan hidup di dunia, merasakan segala nikmat dan kasih sayangMu." Coba renungkan deh, biasanya perenungan ini berujung kepada rasa malu. Maluuuu sekali kalau misal saya masih hidup males-malesan nggak bergairah. Coba bayangkan, dari sekian juta sel sperma yang diproduksi, kitalah satu sel sperma yang berhasil menembus sel indung telur hingga kita bisa lahir ke dunia. hebat kan! Lalu, coba kita renungkan.. apakah Allah cuma iseng menciptakan kita? apakah Allah cuma iseng mempercayai kita untuk terlahir ke dunia? Jawabannya sudah pasti TIDAK. Jadi sungguh nggak layak kalau kita banyak menghabiskan waktu hidup kita untuk males-malesan. Hal yang sangat mustahil jika Allah menciptakan kita dengan iseng. Kita terlahir di dunia tidak mungkin Allah ciptakan hanya untuk memenuhi bagian bumi yang kosong. Hanya sekedar tumbuh, bekerja, berkeluarga, menua, dan kemudian meninggal. Maka bergeraklah dengan penuh energi, berkontribusilah. Lakukan sesuatu yang positif dengan penuh energi sebagai salah satu bentuk rasa syukur kita atas amanah hidup yang Allah embankan pada kita. Biasanya kalau sudah merenungi hal ini si males langsung blessss menghilang dengan perlahan. Semangat menghampiri dan siap untuk melanjutkan hidup dengan penuh energi.

Kedua, melakukan hal hal yang baru. membiasakan diri dengan menambah target target kerja yang belum pernah dilakukan adalah cara kedua saya saat diri merasa jenuh dan nggak ada peningkatan. Hidup yang terasa lempeng itu indikasi diri kita tidak berkembang atau bahkan sedang mengalami penurunan. Nah, makanya saat saya merasa hidup saya gini gini aja saya langsung merenung dan menyimpulkan bahwa hidup saya sedang mengalami penurunan. Maka..lakukan sesuatu yang baru! Buat tantangan tantangan untuk diri kita sendiri. Orang yang terbiasa hidup dalam tantangan dirinya akan senantiasa berkembang. mencari tantangan bukan berarti mencari masalah yaaa... jangan #gagalpaham hehehehe. Masalah mah nggak dicari juga bakal datang dengan sendirinya kayak jelangkung yang datang tak diundang :D tantangan disini simplenya adalah target target kerja baru. Melakukan hal hal yang belum pernah kita lakukan sebelumnya. Benamkanlah diri kita dalam tantangan maka otot-otot di tubuh kita akan terbiasa bergerak maju dan pemahaman hidup kita akan bertambah. Jangan pernah merasa cepat puas dalam mencari ilmu dan pengalaman hidup. Kalau kata Steve Jobs "Stay hungry. Stay foolish"

Selain karena bosan dengan kegiatan yang mirip dalam setiap harinya. Rasa malas biasanya hinggap menghampiri di tengah perjuangan kita meraih mimpi. Saya sendiri sering bangeeeet mengalaminya. Di awal menggebu akhirnya menjadi debu #tsaaah haha Mungkin banyak dari kalian juga sering menemui hal serupa. Tapi memang sudah menjadi jatah bagi semua orang untuk mendapatkan hambatan dalam setiap usaha pencapaian mimpi. Nah, untuk persoalan yang satu ini maka lakukan cara yang ketiga. 

Tips ketiga ini gabungan dari ilmu yang saya dapat dari teh pepew dan pak Jamil Azzaini. Jadi cerita dulu nih, waktu saya hadir di launching bukunya teh pepew yang berjudul Be A Great Muslimah (yang belum baca harus baca! hehehe) tepatnya di saat acara 'book signing' saya sedikit curhat sama teh pepew. 
"Teh gimana ya kalau kita udah nemuin passion kita tapi kadang ditengah-tengah suka ngerasa males gitu."
Teh pepew bilang, "jawabannya ada di buku ini ya." 
"Pernah ikut muda mulia kan? Strong why nya harus diperkuat lagi" lanjutnya. 
Kemudian teh pepew membubuhkan pesan di dekat tanda tangannya. Pesan tersebut berbunyi: "to Diny: Keep Your Passion Strong. And Keep Your Strong Why"
aha! Inilah kuncinya! hehe kita harus terus mengasah passion kita. Selain itu, untuk menangkis segala malas dan semangat yang menurun maka kita harus menjaga Strong Why atau alasan kuat kita. Jadi setiap semangat saya menurun untuk mengasah passion saya dalam menulis saya langsung mengingat kembali strong why saya, kenapa saya harus menulis? Setelah itu saya akan merasa kembali bersemangat untuk terus mengasah kemampuan menulis saya. 

Ilmu berharga lain juga saya peroleh dari kata pengantar di buku Pak Jamil Azzaini yang berjudul Makelar Rezeki. Keluhan kita tentang semangat yang menurun ditengah tengah perjuangan kita meraih visi atau resolusi kita adalah bisa jadi karena kita terlalu memikirkan diri sendiri. Semua resolusi dan mimpi kita hanya berisi tentang 'aku'. Maka agar semangat terus tumbuh, pak Jamil berpesan cobalah untuk berpikir tentang 'Kita'. Jadikanlah resolusi kita itu tidak hanya menghadirkan benefit untuk diri sendiri tetapi juga untuk orang lain. Mengapa harus 'kita'? karena kita adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan antara satu manusia dengan manusia lain. Hidup bukan hanya tentang 'aku', tapi juga tentang 'kita'. Selelah apapun seorang ibu dalam mengurus anak, dia akan selalu menemukan semangat untuk terus mengasihi anaknya. karena dengan membuat anak bahagia, maka ibu pun akan bahagia. Sekuat apapun cobaan dan hinaan yang diterima Rasulullah S.A.W tidak pernah menyurutkan semangat beliau untuk menebarkan ajaran Islam untuk umatnya. Itulah contoh visi yang tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri tapi untuk orang lain. Jadi, mari kita revisi resolusi kita. Jangan-jangan kebanyakan isinya hanya tentang 'aku', 'aku', dan 'aku'. Kalau iya.. ayo segera revisi! Kita buat resolusi resolusi yang bermanfaat untuk orang banyak agar semangat kita tidak mudah padam dan saat resolusi tercapai tidak hanya kita yang merasakan manisnya. tapi orang lain juga. bahagianya berlipat ganda. Seru kan? Yuk, kita segera praktekan! :)

Sekian tips membangkitkan semangat ala Dinot hehehe. Saya pun masih harus banyak belajar. Buat temen temen yang lagi down semangatnya semoga bisa kembali bersemangat dan meneruskan hidup dengan penuh energi. Jangan sampai kita jadi zombie, raganya saja yang hidup tapi jiwanya merunduk terkulai tanpa semangat.


SEMANGAT !!!

May 27, 2013

Jatuh Cinta


Aku benar benar jatuh cinta
Pada tulisan.
Tulisan itu begitu istimewa.
Dia bisa mewakili isi hati yang sulit terucap
Seperti untuku
Yang tidak terlalu pintar mengemas bahasa
Keterbatasan bahasaku yang acak
Selalu bisa terselamatkan oleh tulisan

Aku jatuh cinta pada tulisan
Dengan tulisan
firmanNya menjadi abadi
aku bisa merasakan cintaNya
lewat firmanNya yang tertulis

Aku jatuh cinta pada tulisan
Rangkaian kata yang tertulis itu ajaib
Hanya dengan membaca tulisan
Diri bisa menjadi sedih,
Seketika bisa menjadi riang,
Dan bahkan bisa menjadi bersemangat
Hanya dengan membaca sekumpulan kata 
yang terhimpun dan tertulis

Aku jatuh cinta pada tulisan
Aku ingin menjadi pencipta tulisan
Yang bisa memberikan warna
Menyalakan bara api semangat

Aku jatuh cinta pada tulisan
Dan aku ingin menulis
Kupikir kini sudah saatnya
Tulisanku membuatmu... Jatuh Cinta


May 18, 2013

Crazy Little Thing Called Love

"Everyone of us has someone who is hidden in the bottom of our heart.. and when we think of that person, we feel like umm..like there's always a little pain inside. but we still want to keep that person. Eventhough i don't know where he is today, what he is doing. i know that he is the one who taught me this. a crazy little thing called Love." - Nam, Crazy Little Thing Called Love, 2010

For those who has watched this movie must be sooo familiar with that quote rite? that's what Nam said at the beginning of this movie. iseng hari ini kembali saya tonton film ini. Well, honestly i kinda people who love romantic movie. hehehe tapiii pilh pilih juga sih. kalau yang terlalu lebay banget nggak suka juga. apalagi ada kata kata "aku tak bisa hidup tanpamu" padahal besoknya masih hidup hidup aja. sorry that's not my type :D
ok, berhubung baru rewatched Crazy Little Thing Called Love a.k.a First Love jadi mau sedikit bahas sama sedikit ambil hikmah atau pelajaran dari filmnya hehehehe

Pertama nonton film ini tahun 2011 an. Alasan kenapa suka sama film ini? soalnya waktu nonton...kayak lagi nontonin diri pribadi jaman jaman ababil kalau lagi fall in love. jadi suka senyum senyum sendiri. "ih gue banget" sering saya ucapkan, dalam hati tentunya soalnya nontonnya rame rame jadi malu juga kalau diomongin, mana pasti keseringan kalau diomongin :D  Liat Nam ngelakuin hal hal konyol ke Shone, nelpon si Shone terus lari dulu, jerit jerit sendiri nyampe akhirnya ditutup sama si Shone, nyimpen barang pemberian, itu hal hal yang mostly orang lagi fall in love lakuin. iya ngga? ayooo ngaku (termasuk saya juga #ehem :D)

Menurut saya pribadi sih, film ini tuh menggambarkan garis besar realita yang terjadi pada orang-orang yang terpanah asmara. namanya orang fall in love, sedikit saja hal yang dilakukan orang yang disukai walaupun kadang biasa saja, atau nggak ada nyambung nyambungnya, kadang suka dijadiin layaknya 'sign'."tadi papasan di lorong", "hari ini pake warna baju yang sama ih...seneng banget kayaknya kita jodoh", "kemarin aku seangkot sama dia", "aku sama dia sekelompok terus dooong, bener jodoh ini mah" (padahal di absen urutan namanya deketan :D), dan celotehan lainnya yang kadang bikin seneng banget, bikin good mood all day long, bahkan taraf lebaynya nyampe nggak bisa tidur karena kebayang terus haha. padahal kalau dipikir itu semua hasil sugesti dan pemikiran kita sendiri. but hey, dont care whatever it is, yang penting untuk mereka yang jatuh cinta, batrawali pun terasa madu tambah gula pake coklat #tsaaah semuanya manissss :D

Kayak Nam yang bahagia sebahagia bahagianya bahagia karna ternyata Shone tau nama dia. amazing rite? hihi, i know you all have ever gone through this. atau mungkin bisa jadi ada yang sedang mengalami hihi
di film ini juga diperlihatkan perjuangan Nam untuk bisa mendapatkan perhatian Shone. berusaha memperbaiki penampilan, ngasih kado, dan belajar giat. hanya semata mata agar Shone 'ngeh' sama dia.
you know the ending? bagi yang belum nonton ini bisa jadi spoiler. hehehe well the nearly ending is sad. yup. ternyata Shone udah jadian sama temen sekelasnya. walaupun sebenarnya ternyata Shone juga ngerasain hal yang sama kayak Nam. Dia nyimpen perasaan juga, tapi karna udah terlanjur janji sama Top (sahabatnya Shone yang suka sama Nam tapi ditolak) kalau dia nggak akan jadian sama Nam alhasil dia pendam semuanya dan akhirnya jadian sama temen sekelasnya.

so sad rite? terpukul? pasti. Nam yang di nearly endingnya menyatakan semua yang dia rasa sama Shone, semua perjuangan dia selama ini harus dibalas dengan bad news kalau Shone ternyata udah jadian sama perempuan lain. totally ouch! hehe
tapiii...semua usaha Nam, segala pencapaian yang telah dia raih, dari mulai penampilan yang dia perbaiki, belajar giat dan mendapat ranking 1 sampai akhirnya bisa belajar di USA terus 9 tahun kemudian dia jadi designer terkenal disana, itu semua nggak sia sia :)
ini yang saya suka banget. dimana cinta membawa Nam menjadi lebih baik. menurut saya itulah cinta yang baik dan benar. hehehehe

Seperti apa yang Nam katakan di akhir film, walaupun kisah cintanya bisa dibilang berakhir tragis, tapi dia berusaha untuk "see the bright side". Dia nggak menyesal karena cintanya telah membawanya menjadi dia yang sekarang, dia yang lebih baik, menjadi seorang designer ternama di luar negeri, sukses, membanggakan keluarga, teman, dan gurunya. what a precious achievement! sampai akhirnya mereka kembali bertemu Setelah 9 tahun terpisah, dan dalam 9 tahun itu mereka nggak terpuruk, mereka merajut masing masing mimpi mereka, then the story end happily, Shone ternyata masih menyimpan perasaan pada Nam dan sebaliknya, dan yang terpenting mereka ternyata masih sama sama single hehe

Sungguh penantian yang bermakna dan berkualitas :) itulah kenapa saya suka mungkin pake banget sama film ini. Nam yang patah hati nggak jadi depresi malah jadi semakin grow then glow. begitu pula Shone dia menjadi pemain bola walaupun pada akhirnya dia berhenti dan serius menekuni hobinya di bidang fotografi dan menjadi fotografer terkenal :) keduanya meraih sukses dalam masa penantian mereka. cool!

jadi...buat yang lagi merasa galau, daripada cape sama hasil pemikiran diri sendiri, nangisin terus, nggak semangat jalani hidup, coba deh yuk mulai pikirkan diri kita sendiri :) ada hal yang jauh lebih berharga dari sekedar nangis, ngelamun, dan galauin orang lain. mari coba tengok diri kita sendiri, pandangi lekat lekat diri kamu sendiri, tegakah kamu menghabiskan masa muda, masanya tenaga full power, kita habiskan hanya untuk memikirkan hal lain atau orang lain. lihat sekali lagi diri kita sendiri, itu lho orang yang harus benar benar kita sayangi terlebih dahulu. bagaimana masa depan kita tergantung apa yang kita lakukan sekarang, lalu akan menjadi apakah pribadi pribadi yang rapuh dan galau? hehehe ayo coba bayangkan :)
apa mungkin Nam bisa jadi designer terkenal kalau dia menghabiskan waktunya untuk galau, hidup tanpa semangat, menangis seharian atau se-abad-an? saya rasa nggak :)

jadi, yuk lakukan perbaikan diri, mulai susun visi hidup, cari tau kekurangan kita untuk kemudian kita perbaiki perlahan, cari tahun passion dan potensi kita lalu asah agar kita terus tumbuh dan bersinar hingga bisa go extra miles, dan jangan lupa untuk lebih peka terhadap sekitar, kepada cinta yang bertebaran di sekitar kita yang tak jarang tertutup karena kita selalu terpaku pada cinta kita yang nggak terealisasi pada seseorang, padahal cinta untuk kita tersebar dimana mana, cinta orang tua, cinta sahabat dan teman teman, dan yang paling utama adalah cintaNya yang tidak pernah berhenti sejak detik kita lahir hingga sekarang :') bersyukurlah maka kita akan merasa cukup :)

tidak ada yang salah dengan cinta, saya pun pernah merasakannya. tapi, jika cinta itu membawa keburukan, menjadikan kita lebih buruk, bikin galau seharian atau se-abad-an, membuat kita nggak semangat hidup, membuat prestasi menurun, membuat sinar cerah matahari bagaikan hujan badai setiap hari, membuat kita (wanita) mau mau saja dengan bodohnya memberi harta-paling-berharga-kita dengan dalih pembuktian cinta pada dia yang belum jadi siapa siapa kita, dan parahnya membuat kita jauh dariNya dengan merajut cinta tak halal, saya rasa itu bukan cinta. waspadalah teman teman! kita harus segera sadar kalau merasakan cinta yang seperti ini. cinta itu tidak buta, tapi melumpuhkan logika :)

Wanita yang baik untuk lelaki yang baik dan sebaliknya, itulah jaminan dari Allah. maka dari itu, jika kita menginginkan seorang yang begini begitu, maka begini begitu kan diri kita sendiri dulu :)
mari kita berusaha jadikan waktu penantian kita untuk raih prestasi, belajar tanpa henti, memahami kekurangan dan memperbaikinya, mengetahui kelebihan dan memaksimalkannya. Intinya jadikanlah masa penantian kita menjadi masa penantian yang berkualitas :)

Perkara jodoh atau tidaknya dengan dia yang kita harapkan itu bukan lagi wilayah kita, itu sudah wilayahnya Dia yang Maha cinta. Lagipula, jika kita melakukan penantian yang berkualitas, dan nyatanya kemudian tidak berjodoh dengan dia yang diharapkan, in shaa Allah penyesalan cuma datang beberapa saat atau bahkan detik saja. mengingat segala pencapaian yang telah diraih, rasanya semua itu tidak layak dikatakan "sia-sia", maka akan kita dapati diri yang tetap tersenyum optimis. itu KALAU kita melakukan penantian yang berkualitas ya. asyik bukan? maka mari kita lakukan.

Ya...alhamdulillah kalau misalnya bisa jadi happy ending kayak Nam dan Shone. hehehe tapi baiknya jangan berharap pada dia tapi pada Dia, hanya pada Dia. ikhtiar (menanti dalam taat) kemudian tawakal (berharap hanya padaNya) karena Dia pemilik segalanya, yup segalanya. dan tentu saja pemilik dia yang kamu suka. jadi lebih baik benar benar berharap pada yang punyanya langsung, yang menciptakan, yang memegang hatinya. Jika pada akhirnya tetap tidak berjodoh? ingat postingan saya sebelumnya ya. Semua yang Allah takdirkan PASTI baik. Allah yang Maha Mengetahui yang terbaik untuk kita. Tanamkan kuat kuat mind set ini, maka akan kita dapati diri kita yang baru, diri kita yang sulit merasa kecewa. aamiin :)


"Kau mungkin rahasia. Kunanti dalam ketaatan. Ku pantaskan diriku dihadapNya" - Pangeran Surga by Pewski

:')

May 11, 2013

always see the bright side :)

Akhirnya saya merasakan, bagaimana rasanya menumpahkan segala ide dalam tulisan. sampai tak sadar saking asiknya udah berparagraf kata saya produksi. tiba tiba..... tablet saya ngehang nggak bisa diapa apain :(

i was panic. dipencet apa apa nggak bisa. panik saya double. mengingat hasil pemikiran saya dalam dua jam terancam punah. setelah beberapa menit saya oprek oprek, tablet tetap ngga respon. saya pun memutuskan untuk (memaksakan) tidur.  mata saya terpejam tapi pikiran saya terbuka lebar, menganga, memikirkan tablet dan....tulisan saya. gimana ini???

gulang guling nggak karuan. saya paksain tidur, dzikir, baca surat pendek, tablet dan tulisan tetap seliweran di pikiran. setengah jam kurang lebih saya abisin waktu gulang guling ngga karuan. saya ambil hp dan googling cara benerin tablet yang ngehang. dan saking paniknya yang saya ngerti cuma "tekan tombol ON/OFF selama 10 detik." padahal itu penjelasannya ada 10 paragraf kalau ngga salah. tapi hal itu udah coba saya lakuin tapi hasilnya nihil :(

akhirnya saya lanjutkan kembali aksi gulang-guling nggak karuan, dzikirnya saya tambahin    tapi tidur pulas cuma jadi harapan kosong belaka #halah. saya pun bangun dengan segala rasa penasaran yang menggelayuti.... bismillahirrahmanirrahim, saya pencet tombol powernya selama 10detik, ngikutin saran yang tadi ceritanya. hehehehe dan....alhamdulillah tablet saya ngerespon! dia ngga membatu kayak tadi, dia ngga sedingin tadi, dia mulai merespon sentuhan saya #tsaaah

Okay, kecemasan saya berkurang satu. saya pun segera meluncur mencari aplikasi polaris office, menekannya dan mencari tulisan saya. ketemu!!! saya buka...dan....KOSONG 
selamaaaaaaaat! saya tersenyum melihatnya, goodbye tulisan tulisan hasil pemikiran dua jam. hehehehe :'))
sedih? iya. banget. tapi jadi kerasa banget perjuangannya. dalam setiap impian, dalam setiap perjalanan menuju tujuan, hambatan itu pasti ada. tapi untuk melakukan aksi hebat, visi dan alasan kuat kita harus jauuuuuuh lebih besar dari hambatan yang ada.

Saya langsung teringat kata kata pak Jamil Azzaini dalam sebuah video motivasi yang beliau unggah di youtube. pesan beliau, kita itu harus menikmati masalah. seseorang tidak disebut pelaut yang unggul jika dia berlayar di laut yang tenang :) saya pun tidak berlama lama tenggelam di laut kekecewaan hehe. Mungkin tulisan saya yang ilang kurang bagus menurut Allah jadi harus saya ulangi dan perbaiki. buat teman teman yang mengalami hal yang sama, kalau kata mas Maher Zain don't despair and never loose hope 'cause Allah is always by your side :)

Tulisan kita bisa hilang, memory gadget kita mungkin bisa saja tidak menyimpan coretan ide kita, tapi Dia Yang Maha memberi ide kan abadi, tidak pernah hilang, akan selalu ada, seperti salah satu sifatnya, wujud :)
no need to worry :') Allah selalu membersamai :) semangaaaaaat!!!! keep fighting for your dream no matter what.

Kalau kata aa gym, ingatlah teori kelapa. untuk bisa mendapatkan santannya kelapa harus  dijatuhkan ke tanah terlebih dahulu, dibelah menggunakan golok, disayat sayat, kemudian diperas, barulah diperoleh santannya yang berguna untuk banyak hal. begitulah hidup, ada proses yang harus dilalui untuk menggapai tujuan kita setidakmulus apapun jalannya. dalam kasus kelapa tadi, kita tidak akan memperoleh santan kelapa jika tidak melalui rangkaian proses tersebut. 

Maka nikmatilah setiap proses yang terjadi dalam hidup. baik dan buruk itu cuma bungkus luarnya saja. yakinilah 100% Allah tidak mungkin memberikan takdir buruk pada kita. ibarat kado, Allah selalu memberikan kita kado yang istimewa, baik, dan bermanfaat. tapi, bungkus kadonya tidak selalu indah. pilihan ada di tangan kita, saat kita menerima kado dengan bungkus yang jelek kita bisa langsung membuangnya dan menelan kekecewaan atas pemikiran kita sendiri atau dengan sabar membukanya sehingga memperoleh isi kado yang indah. pilihan ada di tangan kita. pilihlah dengan bijak, dengan keyakinan penuh padaNya. Allah yang menciptakan kita, Allah yang mengatur hidup kita, tegakah Allah memberikan sesuatu yang buruk pada kita? tidak mungkin :) Allah PASTI selalu memberikan takdir baik pada kita, hanya saja caranya berbeda-beda.

Jika pemahaman tersebut sudah tertanam kuat dalam diri, in shaa Allah apapun yang terjadi, kita akan selalu bisa tersenyum dan optimis. mau kan? maka yakinlah 100% padaNya :)

Manusia hanya bisa berencana, Allah yang menentukan. saya hanya bisa berencana untuk memposting tulisan lanjutan kisah hijrah saya, tapi Allah takdirkan tulisan ini yang harus saya posting terlebih dulu hehe. jika kejadian tadi tidak ada, tulisan ini pun tidak ada, terima kasih Allah :')

Yuk, kita belajar menikmati dan memaknai proses, berbekal khusnudzan pada Allah, agar setiap hikmah yang ingin Allah sampaikan bisa kita dapatkan.


"always see the bright side,think positive, keep smiling, and proud to be you." - dinot
:)
Free Blog Template by June Lily