December 14, 2012

My #MudaMuliaImpact


Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaykum :) 
Perkenalkan nama saya Diny Gustini, teman teman saya biasa memanggil saya dengan sapaan akrab dinot. Sekarang usia saya menginjak 20 tahun. Saya baru lulus kuliah pada September tahun ini dan alhamdulillah sekarang sudah bekerja di sebuah perusahaan farmasi di kota Bandung. Saya merupakan seorang muslimah hijrah. Saya alhamdulillah dilahirkan sebagai seorang muslim, memutuskan berkerudung sejak kelas 1 SMP tapi karena hanya sekedar ingin tanpa tau esensi. Menjadikan ibadah sebagai ritual belum sadar akan pentingnya dan berharganya saat berkomunikasi dengan Allah.
Awal kisah hijrah saya adalah ketika saya menginjak semester 5 kurang lebih satu tahun yang lalu, dimana saat itu saya mulai berpikir tentang diri saya. Siapa diri saya? Untuk apa saya hidup? Akankah hanya menjadi seonggok tulang berdagin yang cuma menuh-menuhin bumi tanpa arti? Saya sadar dan paham betul bahwa saya seorang muslimah, tapi saya merasa ibadah yang saya lakukan selama ini ngga ada “feel” nya. Hanya formalitas melakukan kewajiban saja. Dari situ saya mulai mendalami seperti apa agama saya sebenarnya. Meneliti dengan betul arti dari ucapan shalat sehingga saya tidak sekedar komat kamit tanpa isi. Belajar bagaimana seharusnya memakai hijab yang diperintahkan Allah yang tidak hanya sekedar menutup kepala. Dan memutuskan untuk tidak berpacaran sebelum menikah :)
Perubahan saya lakukan satu per satu, saya mulai follow akun akun twitter yang banyak memberikan kultwit tentang wawasan pengetahuan agama dan motivasi islami. Alhamdulillah saya menemukan betapa indahnya agama yang saya anut selama ini. Sampai pada akhirnya setelah terus memfollow akun akun positif saya menemukan perbincangan yang saya lupa persisnya dari akun mana, tentang adanya satu training yang bertema “Muda Mulia”. Awal tahu, saya langsung merasa tertarik. Dalam masa hijrah ini, saya sadar betul saya membutuhkan majelis majelis ta’lim yang dapat menambah pengetahuan saya tentang Islam dan menambah semangat hijrah saya. Setelah membaca salah satu tweet adik tingkat saya yang merasa ketagihan dengan training ini saya pun semakin penasaran dan mantap memutuskan untuk mengikuti Training Muda Mulia ini. Entahlah saya rasa pada saat itu saya benar benar butuh training ini. Saya kemudian menanyakan informasi lengkap pada adik tingkat saya mengenai gambaran umum dan informasi harga. Mengetahui harga tiket yang cukup mahal untuk kantong mahasiswa saya waktu itu tidak menyurutkan keinginan saya untuk mengikuti training ini. Alhamdulillah saya dikaruniai oleh orang tua yang sangat mengerti kebutuhan anaknya, akhirnya pada waktu itu benar benar dengan modal nekat, yaitu meminjam uang dari orang tua (walaupun pada akhirnya digratiskan tidak perlu dibayar :’)) dan tanpa tau nanti akan dengan siapa saya kesana saya pun fix mendaftar training Muda Mulia batch 3 dan menitipkan uang pada adik tingkat saya. Bismillah.. saya tahu ini tidak hanya akan menjadi  sebuah training tapi menjadi sebuah perjalanan menuju ke arah saya yang lebih baik.
Hari pertama training, yaitu 13 Oktober 2012 saya tiba di gedung pos jam 07.00, dan ternyata saya termasuk 100 peserta yang dateng awal jadi dapet setoples kue. Hehehe Alhamdulillah lumayan banget :D Ternyata disana saya banyak bertemu dengan teman seangkatan dan adik tingkat saya juga. Saya semakin bersemangat :) Dan training pun dimulai, teman teman peserta lainnya terlihat sangat antusias terutama bagian akhwat hehe terbukti dengan teman teman yang menunggu di pintu masuk dan pada saat pintu dibuka dengan begitu antusiasnya mereka berebut masuk memperjuangkan untuk bisa duduk di bangku dapan. Euforianya masih kerasa sampai detik ini saya mengetik cerita. Saat itu saya kebagian duduk di tengah bersebelahan dengan adik tingkat saya. Dan dipikiran saya masih belum paham sebetulnya akan diapakan saya disini, tapi feeling saya mengatakan “this training will change your life”.
Di training muda mulia ini ternyata difokuskan pada pemahaman tentang 7 Modus Kemuliaan. Disampaikan oleh sang master trainer, Kang Rendy Saputra yang katanya kembaran Nicholas Saputra hehe. Beliau benar benar seorang trainer yang hebat, hati saya seperti diajak naik roller coster, naik dan turun. Ada saat dimana penyampaian beliau begitu lucu membuat para peserta tertawa dan ada saat dimana penyampaian beliau mengoyak ngoyak hati saya dan peserta lain hingga tak jarang kami bercucuran air mata. Super! :)
di hari pertama saya diajarkan 3 buah modus. Modus pertama adalah Hidup Yakin. Hebatnya, di modus pembuka saja sang master trainer sudah sukses membuat saya bercucuran air mata. Ko bisa? Bagaimana tidak, ketika disana para peserta diajarkan untuk meyakini full 100% atas Kuasa dan Kebesaran Allah SWT yang selama ini sering disepelekan khususnya oleh saya L Disana para peserta diajarkan untuk benar benar yakin tanpa keraguan saat membuat sebuah mimpi. Yakinlah bahwa tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah, dan betapa mudahnya bagi Allah untuk mengabulkan mimpi besar kita. Subhanallah :’)
Modus kedua adalah kenal diri, and you know di modus ini saya kembali menitikan air mata dengan derasnya. Ketika saya dipaksa untuk mengenal lebih dalam lagi siapakah diri saya. Menggali untuk menemukan berlian yang dimiliki di dalam diri. Para peserta dibuat sadar bahwa Allah tidak menciptakan kita ala kadarnya, kita adalah sebuah Grand Design yang Allah ciptakan dengan segala kelebihan dan kekurangan. Di modus inilah saya belajar untuk menghargai diri sendiri menemukan berlian pada diri saya. Saya yakin Allah tidak menciptakan saya dengan sia-sia.
Modus ketiga, adalah aksi hebat. Setelah kita belajar mengenali diri dan menemukan berlian hidup kita juga harus “take action”. Dengan hidup yakin (modus #1) kita dapat memiliki tujuan (vision) dan dengan kenal diri (modus #2) kita akan memiliki alasan kuat (strong why). Di modus ini peserta diajarkan bahwa dengan vision dan strong why yang lebih besar dari hambatan maka kita dapat melakukan Aksi Hebat. Pada akhir modus ini dan sebagai penutup kegiatan ada talk show yang menghadirkan pasangan nikah muda (kalau menurut teh fu tepatnya nikah dewasa hehe), yaitu teh fu (@fufuelmart) dan kang canun (@canunkamil) yang perjalanan hidupnya luar biasa menginspirasi dan sebagai bukti nyata diperlukan sebuah aksi hebat dalam menuju kemuliaan. Hari pertama pun berakhir :)
Pada hari kedua, saya kembali datang pagi tapi ga dapet kue lagi #penting :D sama seperti hari pertama, kawasan akhwat memang lebih menggelegar, antrian di depan pintu masuk sudah dipenuhi para akhwat yang kembali siap memperebutkan barisan depan. Seru! Hehe
Di awal training hari kedua ini, para peserta diajarkan 7 Rahasia Langit yang in shaa Allah dapat memperlancar rezeki kita. Kemudian selanjutnya masuk ke modus keempat, Modus Jual Intan. Di modus inilah saya belajar untuk lebih mengenal uang. Eits, bukan diajarin jadi matre ya hehe tapi disini kita diajarkan untuk tahu sumber uang, urgency uang, dan cara memperoleh uang yang benar. Melalui “kaidah saputra” yang sampai saat ini sangat melekat di ingatan saya, yaitu :
“Uang yang saya dapatkan sebanding dengan seberapa besar manfaat yang bisa saya berikan.”
 “Uang yang saya dapatkan sebesar seberapa banyak orang yang merasakan manfaat dari diri saya”.
Saya yang pada waktu itu baru saja menginjak dunia kerja dan merasa belum mendapat passion dalam bekerja sangat merasa cocok dan “nyess” banget waktu diajari modus ini. Subhanallah Walhamdulillah :)
Modus kelima adalah jiwa tumbuh, kami semua diajarkan untuk menentukan tempat tumbuh yang tepat, memberikan nutrisi yang tepat bagi jiwa kita, dan diajarkan beberapa faktor lain yang dapat mengembangkan diri kita agar terus tumbuh menjadi pribadi yang luar biasa.
Modus selanjutnya adalah Sayap Utuh, maksudnya apa ya? Hehe jadi disini kami diberikan pemahaman bahwa untuk menjadi seorang Muda Mulia kita harus mengutuhkan sayap kita, dimana sayap kanan kita adalah orang tua dan sayap kiri kita adalah pasangan hidup :) Untuk menjadi seorang Muda Mulia kita harus berbakti dan menjaga hubungan baik dengan kedua sayap kita. Kalau udah berbicara mengenai orang tua sudah pasti nangis menjadi menu utama terutama untuk saya yang merasa belum banyak memberikan bakti pada kedua orang tua saya. Selain itu, berkat modus ini saya pun semakin tertarik untuk menikah di usia muda #eh hehehehe :D
Dan tiba saatnya di Modus Terakhir,  sebelum modus ini saya dapet wanti-wanti dari temen yang sudah mengikuti training ini sebelumnya bahwa akan ada sesuatu yang “menarik” dan “wah”. Saya jadi semakin penasaran, ditambah saat akan memulai kang Rendy pun sangat mewanti-wanti pada para peserta untuk menyiapkan mental dalam menghadapi modus terakhir ini. Dan...sesuai nama modusnya, yaitu Akhir Indah. Kami diajak untuk menelusuri sebuah akhir perjalanan. Sebagaimana pun panjang lebarnya saya ceritakan “feel” nya ga akan dapet kalau Cuma membaca, modus ini harus benar benar dirasakan secara langsung. Batin kami benar benar diajak naik turun, kami diajak bermuhasabah diri. Banyak peserta yang menjerit, teriak histeris. Menangis? Sudah pasti! Pokoknya the last Modus was the greatest walaupun semua modus sebenernya GREAT bangeeet hehe, tapi di modus ini bener bener “gereget” nya dapet lah.
Pasca dua hari training yang subhanallah Amazing, Awesome, Great, Wonderful, Fantastic ini saya mendapatkan kembali semangat hidup saya. Saya merasakan hidup saya semakin memiliki arti tidak sekedar mengacu konsep “let it flow”.
Dampak yang paling dirasakan adalah di kerjaan saya, dimana saya sebelumnya yang masih newbie di dunia kerja ini masih merasa males malesan dalam bekerja dan masih sedikit shock menghadapi dunia kerja, dengan terus mengingat “kaidah saputra” yang telah diajarkan dan betul betul saya pahami, saya pun menemukan passion saya dalam bekerja. Bekerja dengan semangat, berusaha untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya, dan berusaha total serta fokus dalam kerjaan yang dihadapi :)
Berkat Modus Ini pun saya selalu yakin 100% dalam berdoa, dimana sebelumnya kadang saya merasa mimpi atau doa yang saya panjatkan terasa mustahil untuk terjadi, yang otomatis menunjukan keraguan saya terhadap Kebesaran Allah SWT ..astaghfirullahaladzim :( tapi setelah mengikuti training Muda Mulia saya selalu yakin, Allah memiliki Kuasa atas segalanya. Mimpi besar saya adalah hal mudah bagi Allah untuk mengabulkannya. Tugas saya adalah berusaha sebaik mungkin dibarengi dengan doa penuh keyakinan 100% tanpa keraguan padaNya, mengenai hasil biarlah Allah yang menentukan karena Allah lah yang Maha Tahu apa yang terbaik untuk kita :)
Alhamdulillah Allah mentakdirkan saya untuk dapat hadir di training yang luar biasa ini. Allah mentakdirkan saya untuk bertemu dengan orang orang hebat dan berjiwa positif di training ini. Terima kasih kang Rendy, teh pepew (@pewski), dan orang orang hebat lainnya yang telah membantu saya, menjadi jalan yang Allah kasih untuk membimbing saya berubah “to be a better person”. Saya sangat yakin Allah inginkan saya menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Bismillahirrahmanirrahim, saya tidak boleh mengecawakan amanah hidup yang Allah telah berikan, semoga saya bisa menjadi pribadi yang jauuuuuh lebih baik, menjadi seorang Muda Mulia yang Shalih, Berlimpah, dan Manfaat. Aamiin :)
Nah,bagi teman-teman yang sampai sekarang masih kebingungan tentang jati diri, galau pekerjaan, galau diputus pacar, atau segala kegalauan yang menghambat langkah temen temen dalam melangkah maju, dan menghambat perkembangan diri teman teman. Training Muda Mulia ini dapat menjadi jawaban yang TEPAT untuk segala kegalauan. Terhambat oleh masalah finansial? Ingat teman teman, ada keinginan, ada jalan. Jika kita mau akan ada seribu jalan, jika tidak mau akan ada seribu alasan :) Jika keinginan teman teman kuat in shaa Allah akan selalu ada jalan yang Allah kasih buat temen temen. Selain itu, saya JAMIN manfaat yang akan temen temen dapat di training ini tidak sebanding dengan uang yang dikeluarkan. Jadi jangan kelamaan mikir, hehe ayooo segera daftar di training Muda Mulia batch 6! :)
Alhamdulillahirabbil’alamin, sekian dari saya, Diny Gustini yang masih terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik di mata Allah SWT.
Jazakallahu Khairan Katsiran :)

twitter : @dinott
Facebook : Diny Gustini
Line : diny.dinot



October 29, 2012

Tak Selamanya yang Sepele Itu Sepele :)

Bismillahirrahmanirrahim..
Hari ini ada satu eksperimen konyol yang saya lakukan. Sembari menunggu bapa ku tercinta beli tahu sumedang sepulang saya bekerja tadi, saya mencoba meniupkan napas saya lewat mulut ke sedotan teh kotak (iklan) yang sebenernya udah abis. Kurang kerjaan banget ya? haha terus pas saya tiupkan udara lewat mulut kemudian saya sedot lagi, tiup lagi, sedot lagi, ternyata semakin sesak, mungkin karena saya terus mensirkulasikan gas karbondioksida ke dalam paru paru atau entah bagaimana ilmiahnya pun saya belum paham, yang pasti kendati saya menghembuskan dan kembali menarik (lebih tepatnya menyedot) napas lewat sedotan tapi rasanya sama seperti menahan napas. bingung kan? :D ya intinya sih, walaupun ada udara yang keluar dan masuk tapi rasanya seperti tidak bernapas.
Nah, dari kejadian aneh dan kurang kerjaan itu saya langsung terpikirkan, Subhanallah, betapa ada sesuatu hal yang selama ini saya sepelekan kehadirannya, sesuatu yang sangat saya butuhkan tapi jarang saya syukuri keberadaannya. Ya, Bernapas.
Lamunan itu saya lanjutkan dengan menelaah orang orang yang ada di sekitar saya, ada dua anak kecil yang sedang berlari girang, ada para pengendara yang berlalu lalang, ada para pedagang yang sedang sibuk melayani para konsumen, dan tentu saja ada saya yang sedang mengamati mereka. Sungguh semua kegiatan yang terjadi di sekitar saya waktu itu tidak akan ada kalau tidak ada oksigen masuk dan karbondioksida yang keluar dari hidung mereka.
Astaghfirullah, saya jadi merenung dan maluuuu sendiri rasanya. Selama 20 tahun lebih 2 bulan saya hidup di dunia berapa kalikah saya bersyukur pada Allah SWT atas anugerah bernapas dengan normal yang masih Dia berikan hingga detik aku menulis postingan ini? :'(
Dear, bahkan di saat kamu merasa hidup kamu penuh penat sesak dengan masalah akan selalu, ya SELALU ada hal yang patut kamu syukuri kehadirannya. Salah satu contohnya adalah bernapas yang pasti sangat kita butuhkan kapanpun bahkan di saat kita mengeluh pun kita masih butuh bernapas. paham? :) jadi sebenarnya, kita dikelilingi oleh hal hal besar yang sering kita sepelekan kawan, hal hal besar yang sungguh sangat patut kita syukuri yang sering terblock oleh keluhan keluhan kita.
Maka dari itu kawan, dari mulai detik ini mari kita lebih fokuskan pikiran kita pada kebaikan kebaikan Allah
yang patut kita syukuri. sebanyak apapun masalah kita, PASTI ada hal yang dapat kita syukuri karena Allah yang Maha Penyayang tidak mungkin membiarkan hambaNya menderita. Jika kita mau mengganti kacamata suudzan kita dengan kacamata khusnudzan, pada hakikatnya masalah yang menghampiri kita pun patut kita syukuri karena itulah saat dimana Allah berbicara pada kita, itulah saat dimana Allah ingin kan kita merintih berdoa padaNya, itulah saat dimana Allah inginkan kita lebih mendekatkan diri padaNya.
Mari kita belajar mensyukuri nikmat nikmat Allah yang tak terhitung jumlahnya. Bernapas, hanya salah satu contoh hal besar yang disepelekan di antara sederetan hal hal besar pemberianNya yang sering kita abaikan. Bersyukurlah karena banyak hal yang patut kita syukuri. Bersyukurlah karena tak selamanya yang sepele itu sepele :)

October 19, 2012

kenalkan, aku sampah

Namaku sampah. tidak asing bukan mendengar namaku? ya betul, dan aku yakin kalian juga tidak asing dengan bentuk rupaku yang bermacam-macam. tentu saja kalian tidak asing denganku. bagaimana bisa merasa asing kalian seringkali melihatku tergeletak dimana saja. mencium bauku yang menyengat. Apakah kalian tidak merasa terganggu denganku? kukira begitu.
Musim hujan pun tiba, aku yang memang terbiasa tergeletak di mana saja, di selokan, di jalan raya, di pekarangan rumah, menghambat laju alir hujan mengalir ke salurannya. Hasilnya air semakin menggenang tinggi, bercampur dengan puing puing tubuhku sehingga memberikan aroma tidak sedap. Jangan! Jangan salahkan aku. itu semua bukan salahku, aku tidak punya control atas diriku sendiri. Memang kalian kira aku senang hidup dalam ketidak pedulian. aku pun sebenarnya punya rumah yang layak. Jika aku ditempatkan di rumahku, selanjutnya aku akan diolah kembali menjadi sesuatu yang baru dan berguna. Namun sayangnya kalian memilih untuk tidak peduli dan membiarkan ku terlantar.
Akan tetapi, ketika banjir sudah terjadi dan menyebabkan beberapa jiwa melayang kalian baru menyebut nyebut aku sebagai penyebabnya. Asal kalian ketahui, kalian sendiri penyebabnya. Jangan kalian salahkan aku ataupun hujan deras yang terus mengguyur. Karena aku tidak akan menghalangi laju air jika aku berada ditempat dimana seharusnya aku berada dan karena hujan hakikatnya adalah anugerah dariNya yang dapat membawa keberkahan bagi kalian. tapi karena ketidak pedulian kalian keadaannya menjadi terbalik.
Aku tidak meminta banyak, aku hanya ingin kau tempatkan aku di tempat yang seharusnya. Karena ketika hal itu terwujud, bukan hanya aku saja yang memperoleh kenyamanan kalian pun begitu. kalian akan mendapati lingkungan kalian akan jauuuuh lebih indah tanpa kehadiranku. Air hujan akan mengalir pada tempatnya dan tidak terhalangi oleh tubuhku yang berserakan. coba pikirkan dengan betul. betapa indahnya jika keadaan tersebut bisa terwujud.
Ingatlah, Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan di bumi. Aku hanya benda mati yang tidak akan dimintai pertanggung jawaban apapun. tapi berbeda dengan kalian, kalian harus mempertanggung jawabkan segala perbuatan kalian di alam akhirat nanti. janganlah kau jadikan aku sebagai pemberat timbangan dosamu hanya karena kamu tidak bisa menjaga lingkunganmu dengan benar.

Mulai saat ini, berjanjilah untuk menempatkanku ditempat yang seharusnya. Bukankah kebersihan merupakan sebagian dari iman? Maka simpanlah aku pada tempatnya jika kalian beriman.

:)

October 17, 2012

face your fear and be brave!

Bismillahirrahmanirrahim
Pagi ini ada suatu kejadian sederhana yang mungkin menurut kebanyakan orang hal tersebut bisa dikatakan biasa saja, atau mungkin sangat biasa. tapi menurut saya tidak, kejadian kecil ini begitu menyedot perhatian saya selama beberapa menit :D
Jadi begini ceritanya, kira-kira pukul 06.05 seperti biasanya saya dan teman kerja saya sudah nongkrong di daerah kopo sayati menunggu bis jemputan, memang pada hari ini bis jemputan datang sedikit (heem, banyak sih kayaknya) telat, walaupun memang bis jemputan kopo biasa terlambat tapi hari ini lebih terlambat dari pada terlambat yang biasanya. #intermezzopenting :))
Back to the story, nah dalam masa penantian bis tadi. saya memperhatikan ada seorang ibu-ibu yang hendak menyebrang. Biasa kan ceritanya? tunggu dulu... hehehe, beliau terlihat sangat ragu untuk menyebrang karena memang kendaraan yang datang dari arah sebelah kanan begitu deras mengalir (air kaliiii -______-) dan berhubung itu jam-jam berangkatnya anak sekolah dan para pegawai kantor jadi memang lalu lintas sangat ramai dan terlihat saling berebut ingin segera sampai pada tujuan masing-masing.
Hal yang menarik disini adalah ibu penyebrang tadi terlihat pasrah akan keadaan tersebut. Ketika para penyebrang pada umumnya berusaha sekuat tenaga melambai-lambaikan tangan pertanda meminta para pengendara motor atau mobil untuk memberi jalan, berbeda dengan ibu penyebrang yang satu ini. Beliau hanya terdiam terpaku melihat derasnya kendaraan yang melaju tanpa berusaha melambaikan tangan, akhirnya beliau diam cukup lama di jalan hingga akhirnya kendaraan yang melaju dari arah kanan mulai berkurang jumlahnya, jalan cukup kosong dan ibu penyebrang tadi pun berhasil menyebrang. yeaaaay! berhasil berhasil berhasil hore! :D
Mungkin memang cerita di atas terlihat biasa saja dan yaaaa banyak terjadi di antara penyebrang penyebrang lainnya. tapi, otak saya yang memang senang over-analizing something ini seketika berpikir tentang sebuah penganalogian yang luar biasa. Menurut pandangan saya, dari kejadian di atas ada hikmah yang bisa di ambil, yaitu "Face your fear and be brave!" maksudnya? hehehe oke, jadi ibu penyebrang tadi merupakan pengibaratan manusia atau human being. aliran deras laju kendaraan adalah pengibaratan masalah masalah yang memang tidak akan ada hentinya hadir di dalam hidup kita. jalan di sebrang adalah tujuan hidup yang ingin dicapai. dan diamnya ibu tadi merupakan pilihan beliau dalam menghadapi masalah.
Jadi, dalam hidup terutama dalam menghadapi masalah, kita selalu diberikan kebebasan dalam bertindak untuk menghadapi suatu masalah. dalam cerita di atas, ibu penyebrang memilih untuk diam dan tidak berusaha keras untuk membuat kendaraan kendaraan dari arah lawan memperlambat kecepatannya sehingga diperlukan waktu yang cukup lama untuk ibu tersebut menyebrang.
begitu pula pada kehidupan kita sehari-hari, kita pasti akan selalu dihadapkan dengan ratusan, ribuan, bahkan mungkin jutaan masalah yang dapat menghambat kita untuk mencapai tujuan. Dan cara ibu tadi, yaitu berpasrah, tidak berusaha maksimal melawan hambatan yang menghampiri adalah salah satu sikap yang tidak boleh dilakukan. karena seperti yang telah diceritakan, walaupun beliau berhasil menyebrang tapi diperlukan waktu yang cukup lama untuk dapat menyebrang ke arah yang dituju. Begitu pula, bila kita memilih bersikap pasrah, tidak berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi, hal tersebut sangat beresiko pada pencapaian tujuan kita. bisa jadi tujuan kita tercapai tapi memakan waktu yang lama atau bahkan tujuan kita tidak tercapai sama sekali. disini saya tidak menyiratkan bahwa ibu penyebrang tadi adalah orang yang suka lari dari masalah ataupun orang yang tidak mengusahakan kemampuan terbaik dirinya dalam menghadapi suatu masalah, saya hanya ingin mengambil hikmah dari suatu kejadian kecil yang saya lihat pagi ini hehehe :)
Kalau di analogikan memang hidup ini seperti menyebrang, ketika kita punya tujuan pasti akan selalu ada hambatan yang menghampiri. dalam menyebrang juga harus banyak perhitungan, jangan terlalu terburu buru karena bisa mengakibatkan nyawa melayang. dan jangan pula pasrah berdiam diri menunggu jalanan kosong karena banyak waktu yang terbuang, kita akan tertinggal. istilahnya sih "batur mah geus ka bulan ieu mah di bandung keneh" (orang lain mah udah ke bulan, eh ini masih di bandung aja):D
menyebrang lah dengan hati hati dan penuh perhitungan, cepat tanggap. hadapi dengan gagah, usahakan untuk memberikan kode pada para pengendara untuk memperlambat laju kendaraannya, sehingga kita dapat menyebrang dan segera mencapai tempat yang dituju. (lah ko jadi kayak iklan sosial lalu lintas ya? haha)
Ketika kita dihadapkan pada masalah, mari gunakan akal kita yang telah Allah anugerahkan sebagai pembeda kita dengan makhluk hidup lainnya dengan maksimal. Hadapilah masalah dengan gagah berani. jadilah orang yang berpola fikir visioner, yaitu orang yang fokus pada tujuan. Jangan biarkan derasnya aliran masalah melemahkan semangatmu untuk menggapai tujuan, tapi jadikan masalah sebagai penguat. Kok bisa? tentu saja bisa karena semakin banyak masalah yang kita hadapi dan atasi maka kemampuan/kapasitas diri kita akan semakin meningkat (self-improvement). dengan kapasitas diri yang semakin meningkat maka insyaAllah jalan menuju tujuan kita akan semakin mudah. masih belum percaya? udah lakuin aja dulu, nanti rasakan hasilnya :)
so, kawan kawanku yang dicipatakan Allah menjadi makhluk yang paling unggul... Face your fear and be brave! then you will have your dream comes true aamiin :)

October 16, 2012

Haramkah? kunantikan dirimu di batas waktu :)

"haram - haramkah aku bila aku terus menantinya? biar waktu berakhir bumi dan langit berantakan, aku tetap ingin dirinya, tak mungkin hatiku berdusta. Hanya Tuhan yang bisa jadikan yang tak mungkin menjadi mungkin."

Alunan lagu Haramkah yang dinyanyikan oleh teh Melly Goeslow itu seakan dapat menerawang isi hati dan pikiran. setiap kata dalam lirik yang terlantun menggambarkan rasa yang menggebu dalam hati. Rasa apakah itu mungkin sudah tidak perlu dijelaskan. rasanya semakin hari semakin mengakar kuat. Kata istighfar lah yang terucap setiap kali bayangannya terlintas. haramkah? Ya Allah.. jangan biarkan rasa ini menjerumuskan dan mengotori hati, apalagi hingga membuat jarak di antara aku dan Engkau.

"aku hanya ingin cinta yang halal dimata dunia juga akhirat. biar aku sepi, aku hampa, aku basi, Tuhan sayang aku. aku hanya ingin cinta yang halal dengan 'dia' tentu atas izinNya..."

sudah cukup aku bandel padaNya. tak akan lagi aku khianati Dia dengan merajut cinta yang tak halal. sekalipun rasa ini terus semakin menjalar meluas ke setiap bagian diri kubiarkan cinta tumbuh dalam diam. Ya, diam walau tak bisa diredam. kubiarkan begitu saja karena aku menikmati setiap detiknya. lamunan kadang membawaku pada sebuah kursi megah dan kita berada di sana berdua bersama berbalut pakaian indah, saling menebar senyum dan kebahagiaan terpancar dari masing-masing kita. Astaghfirullah.. aku (terlalu) inginkan dia, apakah Engkau izinkan? semoga :')

Karena cinta adalah fitrah setiap orang, tapi tak ingin ku jerumuskan diri menjadi pribadi yang salah mengolah cinta. wahai lelaki indah ciptaan Allah, mungkinkah kau salah satu sayap ku? Aku inginkan sayap yang utuh agar bisa menjadi mulia :')
wahai lelaki indah ciptaan Allah, mungkinkah disana kau sedang bersyair seperti ini...

"Dikedalaman hatiku tersembunyi harapan yang suci
Tak perlu engkau menyangsikan
Lewat kesalihanmu yang terukir menghiasi dirimu
Tak perlu dengan kata-kata

Sungguh walau kukelu tuk mengungkapkan perasaanku
Namun penantianmu pada diriku jangan salahkan

Kalau memang kau pilihkan aku
Tunggu sampai aku datang nanti
Kubawa kau pergi kesyurga abadi

Kini belumlah saatnya aku membalas cintamu
Nantikanku dibatas waktu"


aamiin semoga :')
ku manage ekspektasiku. Bagaimanapun sayap kiriku masih menjadi misteri dan masih Allah rahasiakan, Allah masih memberi ku waktu untuk memperbaiki dan menyiapkan diri untuk pada akhirnya di pertemukan dengannya dan menjadikan sayap utuh ku terwujud :)

September 22, 2012

sahabat adalah obat :')

Bismillahirrahmanirrahim :)
Assalamu'alaikum teman temaaan, apa kabar hari ini? semoga selalu ada dalam lindungan Allah SWT. aamiin :)
di postingan ini saya mau share pengalaman atau kayaknya sih lebih ke curhat kejadian yang saya alami hari ini. hehehe as always ya, emang blog ini udah kayak diary saya banget. Pokoknya pengalaman hari ini really proving kalau kehadiran sahabat itu sangat berarti di hidup kita.
So, let's start the story :)
beberapa hari ini badan saya udah mulai melemah daya tahannya. kayaknya sih ya akumulasi dari sejak inagurasi abis wisuda. pulang jam 1 pagi, ditambah sebelumnya abis nangis sejadi jadinya. aaaaaaa :'( jadi pengen cerita tentang wisuda dan inagurasi juga, duh, fokus. fokus.
Nah, selain itu seminggu kemarin kerja lembur 3 hari, hihi ini tubuh masih manja dan belum kebiasa mungkin ya, alhasil sim salabim jadi batuk dan demam. ditambah ini pikiran masih keinget terus sama anak anak chemistA yang sangat saya sayangi. i miss the time when we were together, susah seneng bersama hehe :')
mungkin semua faktor faktor di atas bergejolak dalam diri #tsah yang berakibat teparnya tubuh mungilku ini.
ceritanya hari sabtu ini aku harus lembur, tapi badan ini bener bener butuh istirahat. akhirnya saya putuskan untuk engga masuk kerja, maaf ya temen temen :( maaf ya Allah saya belum bisa profesional :'(
Akhirnya saya pun beristirahat di rumah...dan temen temen chemistA pun datang, ga semua sih cuma Aliv, Nelong, Widil, sama Masda. walaupun cuma sebagian tapi berarti banget buat saya :)
seperti berjalan di gurun pasir kemudian menemukan oase, ya kira kira begitulah perasaan seneng dan leganya saya ketemu mereka. Meretas rindu saling bercengkrama dan cerita kesana kemari. sejak detik awal pertemuan banyak cerita yang terlantur dan banyak tawa yang terlepas. seakan lupa dengan badan yang kurang enak saya pun terbawa suasana. kalau udah ketemu mereka tuh ya saya ga bisa diem, sekalipun lagi sakit. Ya, itulah kenapa saya judulin postingan ini "Sahabat adalah Obat" karena memang begitulah adanya :') saya sempet cirambay (red: bercucuran air mata :D) pas baca sms balesan neli pagi ini, neli bilang : "Pantes pas ngampus ga pernah sakit yah not, da dkampus tiap hri ktmu." that's definitely rite! :') dulu waktu masih kuliah, saat saya ga enak badan atau lagi rungsing di rumah, pas saya ke kampus ketemu temen temen chemistA muka saya ga bisa ditekuk lama lama, badan saya ga bisa diem lama lama. Selalu kembali enerjik, magic kan? :D itulah mengapa sewaktu berdoa, mereka selalu masuk ke dalam daftar anugerah terindah yang wajib saya syukuri sama Allah SWT :')
Banyak kejadian yang menggelikan hari ini, haha memang tingkah mereka itu sok aya aya wae :D apalagi tragedi es krim yang kayaknya bahaya kalau diceritain disini haha, bikin ngakak gulang guling bangeeet pokoknya.
Terus hari ini kita juga nelpon Riska yang ada di cikampek, awalnya sih kita video call-an, tapi karena laptop riskanya mati jadi video call nya terputus wkwkwkwk :p akhirnya di lanjut di telpon. Riska ngiri pengen di satronin juga kostannya hihihi, insyaAllah one day ya ika :*
Kegiatan hari ini ditutup dengan foto foto dan ngerekam video yang berisi pesan buat chemistA yang lain, tapi kalau diliat sih itu video kebanyakan pamer gigi alias ketawanya dibanding ngomongnya hahahaha. yang pasti hari ini Alhamdulillah menyenangkan syekaliiiii, walaupun badan ga begitu fit tapi always menggila, seru, dan rame kalau udah ketemu mereka :D
Terima kasih ya aliv kulip, dil widil, neli nelong, kaka masda untuk hari ini. makasih udah jengukin saya, udah bikin rumah rame sama canda tawa kalian, udah nyembuhin sakit rindu saya, makasih jg buat mamahnya nelong yang udah bawain mangga, dan makasih buat semua cerita yang terukir hari ini, dan si tragedi es krim yang bikin ngakak guling guling, salto, dan koprol :'))
as i've ever said, saya ga pernah mau move on dari kalian. kalian selalu punya tempat spesial di hati saya.
i will always love you my beloved ChemistA 09 family :* mudah mudahan next time kalau ngumpul personilnya bisa lebih banyaaaak dan kumplit (ini AAMIIN pake banget :D)
mungkin next meet&greet schedule, yaitu di nikahan Widil, yeay! super excited.
Semoga Allah selalu melindungi kalian dimanapun kalian berada, semoga kedepannya masih banyaaaak kesempatan kita untuk bertemu, menggila bersama, seru seruan, melepas rindu lagi. aamiin Ya Allah Ya Rabbal 'alamin :')

aliv, masda, widil, nelong, dinot :)




-bersambung, mudah mudahan cerita kita selalu bersambung aamiin :')

July 4, 2012

Mind War

seperti biasa si A dan si B ini suka sekali berdebat. aku hanya bisa tertegun, diam, hening cukup lama. aku hanya bingung pada mereka berdua. entahlah semuanya abstrak. sulit untuk aku deskripsikan dengan lisan maupun tulisan.

#1
A : hari ini menyebalkan! kenapa semua orang tidak bertindak seperti apa yang aku inginkan. mengapa semua orang ini tampak menyebalkan. aku benci
B : sudahlah, memang dirimu sudah seutuhnya benar? kau kira kau siapa? malaikat? seringlah berkaca, bukan untuk berhias, tapi renungkan! ketika kamu ingin orang lain memperlakukanmu dengan baik. sudahkah kamu memperlakukan mereka dengan baik?
A : (tertegun. hatinya tersentak kaget. dia tidak bisa berkata. dia tersadar..)

#2
A : hari ini aku sakit hati dengan kelakuannya. ah aku ingin sekali dia merasakan apa yang aku rasakan. biar dia tahu rasa sakitnya seperti apa.
B : hey A! agama kamu apa sih?
A : Islam dong. terus kenapa?
B : Siapa Tuhanmu?
A : Tentu saja Alloh SWT
B : Siapa Nabimu?
A : ya ampuuun, semua orang juga udah tahu kali. Islam itu Agama Alloh, dan Nabi yang membawa agama Islam itu adalah kekasih Alloh Nabi Muhammad SAW.
B : Ah kamu mengaku saja sebagai orang islam. sekarang saya tanya, di bagian Al Quran sebelah mana Alloh memerintahkanmu untuk membalas dendam kepada sesamamu? bahkan kepada orang yang pernah menyakitimu? coba perlihatkan kepadaku? adakah?
A : (kembali tertegun tanpa kata)
B : Kamu mengatakan Nabimu kekasih Alloh Muhammad SAW. pernahkah Rasulullah melakukan dendam pada musuhnya? pada mereka yang melempari Beliau dengan batu dan kotoran? Pernah?
A : (semakin tertegun, di sudut matanya tercipta butiran air. semakin lama semakin menggenang. dia kembali tak bisa berkata - kata)

#3
A : Hidup ini berat sekali untukku. kenapa semua musibah ini terjadi pada diri ini? rasanya aku ingin pergi jauh jauh dan jauuuuh meninggalkan semua kepenatan ini.
B : A, sekarang saya ajukan pertanyaan padamu.
A : silahkan.
B : terima kasih :) saya tanya padamu. ketika kamu tersesat karena kamu sedang tidak fokus pada jalan yang sedang kau tapaki. kamu terlena dengan berbagai gangguan yang datang dari sisi kiri dan kananmu. Kamu terus berbelok belok tanpa arah. kamu semakin menjauh dengan tujuanmu. Bahagiakah kamu jika tidak ada seorang pun yang menepukmu dan meluruskanmu? ataukah kamu senang dengan kesesatan yang menimpamu lantas kamu semakin jauh dengan tujuanmu dan tidak akan pernah meraihnya?
A : aku tidak mengerti. kenapa kamu bertanya seperti itu?
B : Sudah jawab saja
A : Tentu saja aku ingin ada seseorang yang menepuk ku, mengingatkanku hingga aku sadar dan kembali menapaki jalan menuju tujuanku,
B : ya betul. Itulah Alloh yang menegurmu dengan musibah yang menimpamu. Alloh sayang padamu. Dia tidak ingin kan kamu melangkah tersesat terlalu jauh. Dia ingin kamu kembali ke jalanNya, menuju tujuanmu, yaitu meraih cintaNya. bersyukurlah atas masalah dan musibah yang datang kepadamu. Alloh sedang berbicara padamu. Kau tahu kan sifat manusia itu seperti apa. Kebanyakan manusia memang berhubungan dengan Tuhannya ketika masalah menimpanya. Bayangkan jika tidak ada masalah di dunia. Akan sesombong apa manusia di dunia ini? Entah akan sejauh apa manusia dengan Alloh? Silahkan renungkan...
A : (kembali bibirnya kelu, tak dapat berucap. hanya air matanya yang dapat menggambarkan penyesalannya yang begitu mendalam. menyesal karena tidak dapat mengartikan cinta Alloh dengan baik.)


dan perkenalkan si A dan si B adalah aku. ya, mereka berdua ada dalam diriku. si A yang selalu mengeluh dan si B yang selalu menenangkan. berjuanglah B! jangan biarkan si A mendominasi diri ini yang tiada berarti tanpa adanya cinta dari Rabb nya :')



.dinot.

July 3, 2012

Luar Biasanya Cinta Rasulullah :)

Assalamu'alaikum reader :) (kalau ada) hehehe
hari ini saya membaca sesuatu yang luar biasa sukses membuat air mata saya mengalir dengan derasnya. membuat diri ini tertegun dan merenung. Sesuatu itu saya baca di buku keduanya kak Oki Setiana Dewi : Sejuta Pelangi. Buku ini berisi kumpulan kisah nyata inspiratif yang dialami oleh sahabat - sahabat ka OSD bahkan oleh ka OSD sendiri. Salah satu bahasan dari buku ini ada yang berjudul 'Cinta Rasulullah'. Semoga postingan ini membawa berkah bagi kalian yang membaca ya aamiin :) Berikut tulisan dari ka OSD yang berhasil menjebol kran air mata saya hari ini:

Cinta Rasulullah

   Cintakah kau kepada nabi-Mu? Pertanyaan ini menghampiriku beberapa tahun silam. Bibirku mengucapkan, iya. Namun perbuatan dan hatiku tidak menunjukkan demikian. Siapa idolamu? Meluncurlah nama Rasulullah Saw. dari lisanku. Namun, ketika ditanya apa yang membuatku mengidolakannya, aku hanya mampu menjawab, "Karena Nabi Muhammad Saw. adalah utusan Allah yang mengenalkan manusia kepada penciptanya."
    Saat itu, aku hanya tahu siapa Nabi Muhammad Saw. dari buku-buku agama di sekolah. Hanya mendengar sambil lalu saja kisah yang terus berulang mengenai Nabi Muhammad Saw. Beliau nabiku, oleh karena itu aku cinta. Titik.
       Ternyata... aku membohongi diriku sendiri. Apa yang aku katakan itu benar-benar semu dan klise. Aku menipu diriku sendiri dan dengan entengnya mengucapkan kata cinta. Kala itu, aku tak pernah merasa rindu kepada Rasulullah Saw. Bibirku memang sering memanjatkan shalawat, tapi tak pernah ada rasanya di hati ini. Ternyata... cinta mudah diucapkan karena lidah tak bertulang. Aku mengaku cinta, padahal aku sedikit sekali mengenal Rasulullah Saw. mengaku cinta, tapi gaya hidup jauh dari contoh-contoh yang Rasulullah berikan. Lalu.. pantaskah aku berkata aku mencintainya?
      Aku telah berdusta.
      Cinta hadir karena adanya pengetahuan. Semakin dalam pengetahuan terhadap sesuatu, semakin kuatlah cinta itu. Maka, sejak hari itu, hari ketika aku menyadari bahwa diriku telah berdusta, aku mulai berusaha dengan berbagai cara untuk menumbuhkan cintaku kepada Rasulullah Saw. Aku berusaha dengan berbagai cara untuk mengenalnya lebih dekat, meski terpisah ratusan abad! Aku ingin cintaku kepadanya tumbuh, mengalir indah, hingga aku bisa menikmatinya sebagai rindu kepada kemuliaan sifatnya. Sungguh, saat itu, aku belum merasakan cinta kepada beliau. 
     Kubeli berbagai macam buku mengenai kisah Nabi Muhammad Saw. Kupacu diriku untuk terus menerus mengenal siapa Nabiku itu. Aku harus mengenal beliau agar cinta ini tumbuh di hatiku. Aku coba membolak-balik terjemahan Al-Quran, menonton film yang menceritakan perjuangan beliau dan merintih kepada Allah sambil berbisik.. Aku belum merasakan cinta kepadanya.. Aku belum merasakan cinta kepadanya ...
     Hari-hari berjalan, aku pun berusaha menumbuhkan cinta dari waktu ke waktu ... berusaha untuk terus mengenal sosoknya.
      Abu Bakar, ketika baru sadar dari pingsannya, pertanyaan pertama yang keluar dari mulutnya adalah, "Bagaimana keadaan Rasulullah?" Padahal, saat itu keadaannya sendiri sudah hampir mati dan darah terus mengucur dari hidungnya karena dianiaya kaum musyrikin.
      Khubaub ibn Adi yang ketika itu ditangkap oleh kafir Quraisy dan hendak dibunuh, ketika diajukan pertanyaan, "Sukakah kamu jika Muhammad menggantikan posisimu di tempat ini, sedangkan kamu duduk bersama keluargamu dengan selamat?", Khubaib menjawab, "Demi Allah, aku tidak suka jika Muhammad terkena duri di tempatnya sekarang ini, sementara aku duduk santai dengan keluargaku." ia pun dibunuh setelah sebelumnya menjalankan shalat dua rakaat.
       Tak berbeda dengan jawaban Zaid ibn Dutsnah yang memiliki kisah serupa dengan Khubaib ibn Adi. Di tengah berkecamuknya Perang Uhud dan tersebar desas-desus Nabi Muhammad Saw. telah terbunuh, seorang wanita berlari memasuki kancah peperangan dan mencari-cari Rasulullah Saw. Ia melihat saudara-saudaranya telah menjadi mayat. Begitu ia tahu Rasulullah Saw. masih hidup, wanita itu berkata, "Demi Allah, wahai Rasulullah, aku tidak akan memedulikan (apa pun yang menimpa diriku) selama engkau selamat."
      Menjelang wafat, dalam keadaan yang sekarat, Rasulullah Saw. mengumpulkan para sahabat dan keluarganya. Semua menangis sedih melihat keadaan Rasulullah Saw. Beliau lalu bertanya dengan suara lemah, "Adakah di antara kalian yang pernah aku sakiti?" Tak ada yang menjawab, Rasulullah Saw. bertanya lagi hingga ketiga kalinya. Seorang laki-laki pun berdiri menuju Nabi, dialah Ukasyah ibn Muhsin. "Ya Rasul Allah, dulu aku pernah bersamamu di Perang Badar. Untaku dan untamu berdampingan, saat itu engkau melecutkan cambuk kepada untamu agar dapat berjalan lebih cepat, namun sesungguhnya engkau memukul lambung sampingku." ucap Ukasyah. 
      Semua yang ada di ruangan itu kaget, tega sekali Ukasyah berkata seperti itu saat Rasulullah Saw. dalam keadaan sekarat. Semua air mata sahabat yang ada di situ mengalir deras. Rasulullah Saw. lalu menyuruh Bilal mengambil cambuk di rumah putrinya, Fathimah. Bilal tampak begitu berat menunaikan perintah Nabi itu. Ia tak ingin cambuk yang dibawanya melecut tubuh sang kekasih, namun Bilal juga tidak berani melawan perintah Nabi. Segera setelah sampai, cambuk diberikan kepada Nabi dan dengan cepat cambuk berpindah ke tangan Ukasyah. Masjid seketika dipenuhi gemuruh suara para sahabat. 
      Tiba-tiba dari barisan terdepan maju sosok berwajah sendu dan berjanggut basah oleh air mata, Abu Bakar, dan sosok pemberani yang ditakuti para musuhnya di medan pertempuran, Umar ibn Al-Khaththab. Mereka berkata, "Hai Ukasyah, pukulah kami berdua, sesukamu. Pilihlah bagian mana yang paling kau inginkan, qisas-lah kami." Rasulullah Saw. menggelengkan kepalanya dan menyuruh kedua sahabat duduk.
      Melihat Abu Bakar dan Umar duduk, Ali ibn Abu Thalib pun berdiri di depan Ukasyah dengan berani. "Hai Hamba Allah, inilah aku yang masih hidup siap menggantikan qisas Rasul. Inilah punggungku, ayunkan tanganmu sebanyak apa pun, deralah aku." Rasulullah Saw, kembali menggeleng dan menyuruh Ali duduk. 
     "Hai Ukasyah, engkau tahu, kami ini kakak-beradik, kami adalah cucu Rasulullah Saw., kami darah dagingnya, bukankan ketika engkau mencambuk kami, itu artinya mencambuk Rasul juga." Hasan dan Husein tampil di depan Ukasyah. Namun, Rasulullah menyuruh cucu yang sangat dicintainya itu untuk duduk.
     Masjid dipenuhi isak tangis. Tak ada seorang pun yang rela kekasih Allah ini dicambuk dalam keadaannya yang sekarat.
     Ukasyah berjalan ke arah Nabi. Kini tak ada lagi yang berdiri untuk menghalangi Ukasyah mengambil qisas. "Wahai Ukasyah inilah ragaku, cambuklah sesukamu." Nabi selangkah mendekatinya.
      "Ya Rasul Allah, saat engkau mencambukku, tak ada sehelai kain pun yang menghalangi lecutan cambuk itu." ucap Ukasyah.
      Tangis semakin deras mengalir, semakin kencang terdengar. Nabi Saw. tak berucap sepatah kata pun. Nabi Saw. melepaskan gamisnya dam tersingkaplah tubuh sucinya. Pekik takbir yang pilu mulai menggema. 
      Melihat tubuh Nabi Saw. Ukasyah langsung membuang cambuknya dan berlari memeluk tubuh Nabi. Sepenuh cinta direngkuhnya Nabi, erat ... erat sekali. Tangisnya pecah. Perasaan kerinduan kepada Nabi ia tumpahkan saat itu. Ukasyah menangis gembira, berteriak haru, gemetar bibirnya berucap, "Tebusanmu, jiwaku, Ya Rasul Allah. Siapakah yang sampai hati meng-qisas  manusia mulia sepertimu. Aku hanya berharap tubuhku bisa melekat denganmu hingga Allah dengan keistimewaan ini menjagaku dari sentuhan api neraka."
      Lihatlah rasa cinta yang ditunjukkan Ukasyah.
     Bagaimana dengan Bilal ibn Rabah? Bilal yang suara indahnya selalu dirindukan untuk mengumandangkan azan, setelah Rasulullah Saw. wafat tak mau lagi mengumandangkan azan. Itu karena ia selalu menangis tersedu-sedu hingga pingsan ketika mengucapkan, "Asyhadu anna Muhammadan Rasulullah..."
    Saat Bilal hampir menemui ajalnya, istrinya menangis. Tapi Bilal berkata, "Sungguh gembiranya aku.... Esok aku akan bertemu dengan orang-orang yang kukasihi. Muhammad dan sahabat-sahabatnya."
      Membaca kisah cinta para sahabat kepada Rasulullah Saw., tak terasa membuat air mata menggenangi sudut mataku. Bagaimana mungkin ada yang mencintai sedalam itu bila orang tersebut tidak istimewa?
     Sosok yang begitu agung dan bijaksana. Penuh kelembutan namun perkasa, yang tak pernah menyimpan dendam dan begitu tulus berkorban untuk umatnya, yang selalu tersenyum mendoakan kala mendapati siksaan dan berbagai macam ancaman. Lagi-lagi aku tertegun, "Bagaimana mungkin aku tak mencintainya?"
      Rasulullah Saw. yang menerima banyak sekali penganiayaan, dilempari kotoran hewan ketika shalat di depan Ka'bah, dilempari batu, dituduh sebagai tukang sihir dan orang gila, terusir dari kampung halamannya sendiri, dan kehilangan orang-orang yang beliau cintai, apakah masih juga tak bisa kucintai ketika beliau melakukan itu semua untukku, untuk para manusia agar mengenal dan menyembah Tuhannya..?
      Rasulullah Saw. yang sering bersedih karena melihat umatnya yang tidak mau beriman, yang mendoakan umatnya dalam setiap shalatnya, yang sangat menginginkan kebaikan untuk umatnya.... Beliau yang rela mengorbankan segalanya.
      Rasulullah Saw. yang terus meminta kepada Allah ketika peristiwa Isra' Mi'raj agar jumlah rakaat shalat dikurangi karena beliau khawatir umatnya tidak bisa menjalankannya. Begitu jauh ia berpikir, dan semua itu untuk kebahagiaan umatnya, kebahagiaanku juga.
      Rasulullah Saw. yang si khutbah terakhirnya berdoa, "Mudah-mudahan Allah menetapkan kalian, mudah-mudahan Allah menjaga kalian, mudah-mudahan Allah menolong kalian, mudah-mudahkan Allah meneguhkan kalian, mudah-mudahan Allah menguatkan kalian, mudah-mudahan Allah menjaga kalian..."
      Rasulullah Saw. yang mencintai umatnya ... yang di akhir hayatnya, sempat mengucapkan, "Umatku... unatku... umatku..., " yang memikirkan bagaimana umatnya kelak sepeninggalnya: apakah akan taat atau durhaka kepada Allah ... Rasulullah Saw. yang di sela-sela rasa sakit sakaratulmaut yang dahsyat - saat bernapas saja seolah melewati lubang jarum - masih sempat memohon lirih kepada Allah, "Ya Allah ...., dahsyat nian maut ini. Timpakan saja semua maut (rasa sakit) kepadaku, jangan kepada umatku ... "
      Masih tak terasakah cinta di dalam dadaku?
      Rupanya, selama ini hati dan pikiranku disibukkan dengan berlomba-lomba mencari kenikmatan duniawi sehingga aku tak memiliki waktu untuk menumbuhkan perasaan cintaku. 
    Aku hanya mengisi hati dan pikiranku untuk semua hal yang berhubungan dengan dunia, mencintai keluarga dan sanak saudara, namun lupa siapa pembawa kebenaran nyata bagi umatnya.
      Rasulullah Saw. pernah menangis dan bersabda, "Aku merindukan saudara-saudara seiman," Para sahabat bertanya, "Bukankah kami saudara-saudara seimanmu ya Rasulullah?" Rasulullah Saw. menjawab, "Kalian adalah sahabat-sahabatku. Saudara-saudara seimanku adalah kaum yang hidup setelahku, mereka beriman kepadaku, padahal mereka belum pernah melihatku."
      Betapa indahnya, betapa terhormatnya disebut saudara oleh Baginda Nabi Saw. yang mulia. Betapa aku selama ini tidak pernah tahu bahwa begitu indah merindukannya. Bahkan, Allah telah memerintahkan manusia untuk bershalawat atasnya. Innallaha wa mala'ikatahu yushalluna 'alan nabi, ya ayyuhalladzina amanu shallu 'alaihi wasallimu taslima....
      Betapa sombongnya diri ini ... Rasulullah Saw. mencintai dan memikirkan umatnya, merindukan umatnya, tapi aku yang mengaku sebagai umatnya tak memiliki cinta untuknya. Aku tidak dapat mengenal Allah tanpa Rasulullah. Aku tidak akan bisa memahami dan mengamalkan Al-Quran tanpa Rasulullah. Aku tak akan menganal Islam dan takkan selamat tanpa syafaatnya. Lalu...., bagaimana mungkin aku mengaku beriman sedang aku tidak mencintainya?
Dari Shanabih, Nabi Saw. bersabda, "Sesungguhnya aku menunggu kamu sekalian di telaga dan aku berbangga denganmu di depan umat lainnya. Maka janganlah kamu saling berbunuhan setelahku" (HR Ibn Hibban)


Tak terasa air mata ini kembali mengalir. Subhanallah begitu cintanya Rasulullah Saw. kepada kita, umatnya. Lalu apa yang sudah kita lakukan untuk Beliau? Seberapa banyakkah pengetahuan kita tentang Beliau? Atau kita lebih tahu silsilah dan kisah tentang artis favorit kita? Astaghfirullahaladzim.. :'(
Ampunilah segala dosa hambaMu ini Ya Alloh. washalallahu 'alaa sayidina Muhammad wa 'ala 'ali sayyidina Muhammad. Asyhadua An Laa ilaahailallah, wa Asyhadu anna Muhammadan Rasulullah.
Satu satu nya cara yang bisa kita lakukan sebagai apresiasi cinta kita terhadap Rasulullah Saw. adalah dengan meneladani Akhlak Beliau, Sudahkah kita? Saya masih jauh dari hal tersebut. Tetapi, tidak pernah ada kata terlambat untuk mulai berubah ke arah lebih baik. Apalagi di Jalan Alloh, InsyaAlloh :) 
berubah sedikit demi sedikit dan istiqomah. Untuk istiqomah pasti akan sulit, tapi sulit bukan berarti tidak bisa. 
Semangat kawan! Mudah-mudahan kita dapat merasakan nikmatnya bertemu dengan sang kekasih Alloh di Surga nanti. Aamiin Ya Allah Ya Rabbal 'Alamiin :)

April 28, 2012

Dinot's quote #1

Every single advice is born to be considered. not to be fully agreed. we still have an intuition to be put at our top of list.

Diny Gustini, 2012

Angry (Lovely) Birds

Mungkin saya termasuk orang yang telat dalam mengenal burung warna warni dan pemarah ini. Haha Tau gamesnya sih udah lama, cuma tertarik buat memainkannya baru terasa saat saya lagi di Cilegon waktu Kerja Praktik bulan Februari kemarin. Pertama saya ngedownload Angry Birds Rio terus mulai maenin dan ternyata rame juga ya. hahaha kadang gereget juga kalau si burungnya engga kena kena, bikin emosi :))
Sejak saat itu.. (ceileee) saya jadi suka koleksi barang - barang Angry Birds. Menurut saya mereka itu lucuuu bulet bulet, warna warni. aaaaaaa i LOVE them :* tapi dari semua burung yang ada di Angry Birds saya suka yang warna merah. Walaupun memang kemampuannya kurang dibanding yang lain tapi entahlah saya suka sama si merah gendut ini :D
Sampai saat ini koleksi Angry Birds saya baru dikit. you wanna see? here they are..
Barang-barang di atas saya dapatkan dari berbagai sumber dan berbagai kota :D kaos, notebook, map, tempat pensil, dan earphone saya beli di Bandung. Sedangkan, buku tulis dan gantungan saya beli di Cilegon. Semenjak orang orang terdekat saya tau kalau saya koleksi barang barang Angry Birds mereka dengan baik hati ikut berpartisipasi dalam proses pengoleksian. Terutama teteh saya yang gesit banget kalau liat ada barang Angry Bird pasti langsung ngasih tau, bahkan ngga jarang ngebeliin. *peyuuuk dan cium buat teteh* 
Dan inilah newest Angry Birds stuff yang saya peroleh dari bantuan mereka haha

Sendal, penggaris, dan pulpen Angry Birds itu hasil pemberian dari my lovely sissy Lani Meliasari. Cute rite? ;) nah kalau pin nya itu saya beli dari one of my chemistA family Widi Liani. jadi dulu itu ceritanya dia lagi jalan jalan terus nemu pin Angry Birds dan akhirnya dia beliin dulu buat aku. Hihi thanks ya mamah Widil ku yang baik :p
So, that's all my Angry Birds stuff collection. wanna give me one or two or three or four or a hundread? i am always be ready Haha

April 22, 2012

i Love quote #1

"Saya melihat setiap hari sebagai kesempatan untuk bangkit dan membuat suatu perbedaan dalam hidup seseorang."

-Holly Robinson Peete, aktris

(source: Words That Matter, 2012)

a day being a shopaholic

Assalamualaikum teman temaaaan
Alhamdulillah hari ini saya telah melalui hari yang Istimewaaaa~  \( ´`)/ i don't care if people gonna say i'm lebay or whatsoever. haha
so what happened today? mungkin bagi sebagian orang ngga istimewa istimewa banget kali yak. but honestly i feel happy today because i went to Togamas and Rumah Buku. yeaaay!
bookstore will always be Istimewaaaa~ for me. dan kalau saya sudah berada di toko buku or anywhere with a looot of book inside saya bakalan betah banget banget banget. Hari ini saya berhasil menyabet tiga buah buku sekaligus. Istimewa kan ya? :D 2 buku saya beli di Togamas dan 1 buku di Rumah Buku daaaan tiga tiganya ngutang dulu sama teteh. hehehe Alhasil to-read-list saya jadi ada 5 buku soalnya di rumah masih ada 2 buku yang sedang dan belum saya baca. here they are..

wooohhhoooo i am in heaven. haha #lebeee mudah mudahan nanti setelah selesai saya baca saya bisa ngasih review tentang buku buku di atas ya. Mudah mudahan penyakit malesnya jauh jauh dulu. aamiin :* 
Selain pergi ke toko buku, moment Istimewa lainnya hari ini adalah... wisata kuliner dua kali! Haha Oh iya saya belum ngasih tau ya, jadi hari ini tuh saya pergi bareng sama teteh saya dan pacarnya #okey #krik #ehem #kamcong but it's okaaay i'm single and very happy (tapi bacaannya "misteri jodoh") :))
Nah jadi kita bertiga tuh pertama makan di KFC alun alun sekitar jam 11an ada lah ya dan kita dapet CD Armada dari KFC, soalnya ditawarin paket musik sama si mang nya eh ternyata dapet CD. Istimewaaaa~
Paket musik ini lumayan mewah dengan chicken soup dan ice cream nya Alhamdulillah nikmat :9
Setelah makan dari KFC ini kita keliling keliling ke Togamas dan Rumah Buku itu tadi, ya jadi laper lagi gitu kan ya. Akhirnya kita adakan makan makan season 2 di Cendol Elizabeth Inhoftank. Lalala~ yeyeye~ 
selain cendol disini juga menyediakan beberapa menu seperti mie baso, ayam bakar, dan nasi goreng. Dan pilihan kita jatuh kepada... mie baso, mie ayam, dan mie yamin 
Oh iya ada bonus cerita! another istimewa moment hari ini adalah... ehem okay ini memalukan tapi bermakna. haha ini cerita di perjalanan menuju ke Cendol Elizabeth Inhoftank. hari ini kan saya seperti biasa ditemani si mbit yang setia menemani. jadi ceritanya karena saya rada buta arah gitu di daerah bandung timur dan utara ya saya jadi ngebuntutin motor si aa (baca: pacarnya teteh saya) dan karena kelalayan, ketidakfokusan, keleletan yang sungguh ngga banget, saya akhirnya terpisah sama motor si aa dan tersesat di daerah antah berantah. tapi pas nyasar tadi saya nemu kosambi, yatapi itu sama sekali ngga merubah keadaan karena biasanya saya kesana bareng keluarga dan ngga ngapalin jalan. akhirnya saya ikuti intuisi #aihsedap jalan terus luruuuus sampai akhirnya sampai di simpang lima dan disana jelas tertulis lurus = alun alun, belok kiri = buah batu, BSM, dan Trans Studio Bandung, belok kanan = ...... (ngga tau lupa lagi :(( ) 
Saya yang notabene lebih akrab sama jalan di alun alun harusnya saya ngambil lurus dong ya, eh ini malah belok kiri gara gara liat 'buah batu' nya. akhirnya nyasar lah saya nyampe ke BSM bermodalkan nekat dan so tau. saya dulu sering main ke BSM tapi naik angkot dan itu pun lagi - lagi ngga ngapalin jalan *self toyor non stop 24 hours*
Karena saya takut semakin nyasar akhirnya saya berhenti depan BSM dan berniat nelpon teteh/aa dan alhamdulillah pas banget si aa nelpon aku. asikkkk pulsa ku selamat #eh Hahaha. Akhirnya si aa ngasih tau saya buat balik arah sampai ke simpang lima terus lurus dan belok kiri ke arah lengkong. Saya pun menuruti perintah, di tengah perjalanan berbalik arah ada papan arah yang menunjukan belok kiri itu ke tegalega, jiwa so tau saya keluar lagi dan berniat belok kiri. tapi untungnya bisikan setan itu berhasil saya tangkis dan saya tetap berjalan lurus sesuai perintah. dan.... Voilaaa~ i found them! Istimewaaaa~ \( ´`)/ Selanjutnya kami pun melanjutkan perjalanan. Haha
So many things happen today lah pokonya. Belanja buku abis - abisan dan ngutang pula, makan dua kali, dan nyasar! :))
Alhamdulillah, luar biasa, Istimewaaaa~ 
menenangkan diri setelah nyasar





.dinot.

April 21, 2012

Steve Job's quote #1

"Waktu Anda terbatas, jadi jangan tersia-siakan karena terganggu dengan hidup orang lain. Jangan terperangkap dalam dogma-yaitu hidup dengan hasil pemikiran orang lain. Jangan biarkan pendapat orang lain menenggelamkan suara batin Anda sendiri. Dan yang paling penting, miliki keberanian untuk mengikuti suara hati dan intuisi."

-Pidato di Stanford University, 2005

April 11, 2012

the most effective medicine

Masalah emang bisa bikin hati engga karuan, bibir manyun, bete, males ngapa-ngapain, rudet, dan segala macem yang negatif. menurut pengamatan saya yang awam ini, hehe semakin bertambah umur kita (dan berkurang jatah hidup) masalah yang dihadapi levelnya semakin meningkat, semakin kompleks, dan semakin ribet. 
semakin meningkatnya level masalah cara menghadapinya juga tentu seharusnya ditingkatkan. dengan embel embel 'kita udah gede' 'kita udah dewasa' udah bukan waktunya lagi manjain ego yang kalau ada masalah manyun terus, murang maring, ambek ambekan. seharusnya emang kayak gitu. iya...seharusnya. tapi kenyataannya engga semudah itu.
kadang memang apa yang sudah disusun rapi dirancang dalam otak tidak akan selalu kita realisasikan dengan baik, bahkan mungkin gagal total. maunya kalau ada masalah bisa dihadapi dengan cool dan dengan cara dewasa, eh realisasinya nihil. itu saya sih, hehehe ini curhat ceritanya :))
hahhh~ ternyata menjadi dewasa itu memang sulit. waktu kecil mau nangis gogoakan juga dimaklum, sekarang kan udah ga pantes ya? heuheu dulu mau ambek ambekan, uring uringan kalau engga dapet apa yang kita pengen masih dimaklum. sekarang udah ga pantes banget ya? sudah tiba saatnya berhenti manjain ego, belajar tetap tersenyum walau seberat apapun masalah yang dihadapi. it's really hard :(
tetapi memang itulah yang harus dilakukan, kan udah dewasa ya? ya kembali lagi ke umur yang udah bukan anak kecil lagi. dewasa dewasa dewasa~
karena memang pada hakikatnya masalah datang untuk mendewasakan kita. but hey! it's not as easy as turning around your hand. but i do always try, try, and try :')
nah sekarang saya mau sharing nih. setelah menemukan salah satu cara ampuh dalam menghadapi keruwetan akibat si masalah. hehehe mau tau jawabannya? mau tau?? kita lanjutkan setelah pesan pesan berikut ini. jama'aaaah~ haha
jawabannya adalah curhat dengan Sang Maha Mengetahui. yap! it's true i have proven it. ceritakan lah semua masalah dan kegelisahan yang sedang kamu alami. ga usah pake bahasa ribet ribet, curhatkan lah selayaknya kamu curhat sama sahabat sahabat kamu. curhatkan lah pada Dia yang Maha Mengetahui dan Mengerti apa yang sedang kamu alami.
pasrahkan segalanya, yakinkan Alloh akan selalu memberikan jalan. Selain itu, berdzikirlah.. karena hanya dengan mengingat Alloh hatimu akan menjadi tenang. and it's true ;)
engga bisa dielakan sih setiap manusia imannya pasti naik turun, termasuk saya. hehehe saya juga belum dewasa dalam menghadapi masalah, masih suka uring-uringan, rudet, dan menggalau. nanti kalau lagi galau kayaknya saya harus baca postingan ini haha



.dinot.

April 4, 2012

You don't have to be someone else to be Great. All you have to do is BE YOUR SELF. Everyone has a potentions. Go look for them, dig them, improve them, use them as your weapon. that's what life is all about.



.dinot.

missing you

'missing' kalau engga salah sih missing itu bisa berarti dua hal. merindukan dan kehilangan. maaf yaaa kalau salah soalnya bahasa inggris saya cukup pas pasan :( 
merindukan dan kehilangan.. saya sedang mengalami keduanya sekaligus. amazing! :')
soundtrack galau yang sangat tepat menggambarkan perasaan saya saat ini adalah lagunya Tamia yang berjudul Almost.

 
you have no idea how much i miss the old us

Can you tell me
How can one miss what she's never had
How could I reminisce when there is no past
How could I have memories of being happy with you boy
Could someone tell me how can this be
How could my mind pull up incidents
Recall dates and times that never happened
How could we celebrate a love that's too late
And how could I really mean the words I'm bout to say

I missed the times that we almost shared
I miss the love that was almost there
I miss the times that we use to kiss
At least in my dreams
Just let me take my time and reminisce
I miss the times that we never had
What happened to us we were almost there
Whoever said it's impossible to miss when you never had
Never almost had you

I cannot believe I let you go

Or what I should say I should've grabbed you up and never let you go
I should've went out with you
I should've made you my boo boy
Yes that's one time I should've broke the rules
I should've went on a date
Should've found a way to escape
Should've turned a almost into
If it happened now its to late
How could I celebrate a love that wasn't real
And if it didn't happen why does my heart feel

I missed the times that we almost shared

I miss the love that was almost there
I miss the times that we use to kiss
At least in my dreams
Just let me take my time and reminisce
I miss the times that we never had
What happened to us we were almost there
Whoever said it's impossible to miss when you never had
Never almost had you

And you seem to be the perfect one for me
You
You're all that I ever wanted
And you're my everything yes its true
Boy its hard to be close to you
My love
I know it may sound crazy
But I'm in love with you

I missed the times that we almost shared
I miss the love that was almost there
I miss the times that we use to kiss
At least in my dreams
Just let me take my time and reminisce
I miss the times that we never had
What happened to us we were almost there
Whoever said it's impossible to miss when you never had
Never almost had you

I missed the times that we almost shared
I miss the love that was almost there
I miss the times that we use to kiss
At least in my dreams
Just let me take my time and reminisce
I miss the times that we never had
What happened to us we were almost there
Whoever said its impossible to miss when you never had
Never, never almost had you 
*SIGH*
:')
.dinot.

test PAMA (part 1)

setelah barusan mem-posting sesuatu yang lumayan ga penting dan teu jelas. hehehehe (senyum innocent) sekarang saatnya saya bercerita tentang pengalaman saya pertama kali mengikuti test kerja. WOW KERJA??? saya si imut imut nan lucu ini kerja? hahahaha~ saya sendiri engga nyangka ternyata saya sudah besar *mata berkaca kaca* *nyusut air mata ala artis* -____________-
iya nih teman teman, berhubung sebentar lagi masa jaya saya sebagai seorang mahasiswi D3 Teknik Kimia Politeknik Negeri Bandung akan segera berakhir, jadi saya udah mulai sibuk (so sibuk tepatnya) nyari kerja. walaupun masih ada seminar KP, TA, dan sidang TA yang masih harus dihadapi tapi sekarang ini euforia-nya nyari kerja lagi terasa banget. beruntungnya POLBAN memiliki JPAC (oke, ini promosi) apa itu JPAC? JPAC adalah Job Placement and Assessment Centre. arti dalam bahasa formalnya mah ga tau dah yang pasti si JPAC ini menyediakan kita tentang informasi informasi perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan. 
Langsung aja deh ya ke cerita intinya. jeng jeeeeeng~ durgdugdurugdugtak~ blessss~ (naooon euy? -,-)
Singkat cerita, saya tau dari seorang teman kalau ada perusahaan yang sedang membuka lowongan pekerjaan. kemudian saya berpikir, apakah ada yang sedang membuka lowongan hati juga (melenceeeeeng ini melenceeeeeng) Oke back to the story, jadi saya tau dari temen, nah temen saya tau dari temennya, temennya tau dari JPAC (pek tah lieur lieur) bahwa Pama lagi OR alias Open Recruitment. sebagai gadis penganut jiwa labil saya ikut - ikut aja ngentri data ke JPAC. well, sebagai informasi aja jadi Pama ini merupakan perusahaan pertambangan batu bara dan emas. begitu ceritanya, itu pun informasi yang saya dapat dari temen saya :| dan Pama ini letaknya ada di Kalimantan sana. huwooooow~ nun jauh di mato kan pemirsahhh? tapi ya untuk pengalaman juga aku ngikut arus aja, ngikut ngentri gitu. Nah, setelah menunggu beberapa hari ada pengumuman bahwa test pertama akan diselenggarakan mulai tanggal 01 April 2012. 
pada test Pama ini, berhubung jumlah peminatnya banyak maka peserta dibagi ke dalam 5 batch. dan si cantik jelita ini (baca: saya hahaha) termasuk ke dalam peserta di batch 4 dengan waktu test tanggal 02 April 2012 hari senin jam 13.00.
dan hari test pun tibaaaaa. eng ing eng~
hari itu saya jalani seperti biasa (sebenernya deg degan sih, tapi so cool aja gitu :p) dengan setelan teteh teteh kantoran #tsaaah kemeja dan kerudung yang sepadan berwarna pink, celana bahan, dan sepatu tertutup lengkap dengan wedgesnya saya pergi ke kampus dengan my BFF atew. eh iya berhubung saya kurang pede pake wedges, saya bawa sepatu flat shoes cadangan, abisnya takut ada yang cie cie in gitu kan maluuuu (GR taraf Internasional). tapi akhirnya dengan segenap kekuatan bulan dan ketebalan muka diatas 5 inch saya pake aja si wedges hehe :)
akhirnya jam 13.00 pun tiba, setelah makan bersama barudak dan ngobrol-berbumbu-gossip-dan-menggila-seuseurian-ga-puguh di pujas terus dilanjut solat, kita pun bergegas menuju ke lantai 3 gedung p2t dengan perasaan campur aduk dan muka penuh ketegangan tapi tetap menawan. sesampainya di sana, kita langsung ngabsen dan menuju ke ruang Conference Room.
Suasan mencekam pun datang, bulu kuduk ku berdiri, sekujur tubuhku panas dingin tak karuan, di keempat pojok ruangan telah terpasang 4 buah kamera jadi jika saya menyerah saya tinggal melambaikan tangan ke salah satu kamera (emang dunia lain -___________________- ??)
jadi setelah masuk conference room kita langsung duduk rapi sambil menunggu peserta lain datang. aku yang emang sebenernya setengah hati emang udah niat jelek dari awal. disaat orang lain berdoa pengen keterima saya malah sebaliknya. haha crazy rite? :D tapi ya begitulah, karena dipikir-pikir jauh juga kan kalimantan dan perusahaan pertambangan pula. sebagai seorang perempuan emang kyknya menurut saya sih, harus dipikir berapa kali untuk kerja disana. jadi saya ngapain dong kemarin? yaaa judulnya sih nyari pengalaman. Lumayan juga dapet pengalaman test kerja kan, keterima atau engga nya mah saya no 100 kan. hehehehe Saat itu saya mendapatkan no peserta 4028, saya duduk sebelahan sama neli.
jadi hari itu terdapat serangkaian test yang cukup melelahkan. test pertama, yaitu test intelegency. test ini terdiri dari 4 buah sub test. sub test pertama, test matematika dasar dengan jumlah soal 40, harus dikerjakan selama 7 menit. saya hanya bisa mengisi kurang lebih 27 soal. muehehehehe sub test kedua merupakan test verbal, mencari kata yang bersinonim atau berantonim dari keempat opsi yang disediakan. buat sub test yang kedua ini saya lupa persisnya berapa soal yang saya isi yang pasti sih engga semuanya (lagi). sub test yang ketiga kita dikasih gambar bagian - bagian sebuah bangun, kita harus mencari dua buah bangun yang merupakan hasil penggabungan dari bagian - bagian tadi. untuk sub test yang ke empat, kita dikasih empat buah gambar bangun dan kita harus mencari dua buah benda yang sejenis. untuk sub test 3 dan 4 kalau engga salah sih saya isi semua. hehehe
setelah test tersebut beakhir, hadirlah test angkaaaaaaa !!!! test yang super duper melelahkan, udah pada tau meureun yah test angka yang saya maksud ini yang kayak gimana. itu lhooo yang mirip koran, disuruh ngejumlahin terus nulis satuannya aja. pffffft~ yang pasti test ini yang paling bikin tangan mulus ku gempor leklok ngga karuan. ripuh bin renceum pisan :'(
test angka ternyata bukanlah akhir dari segalanya pemirsa *zoom in* *zoom out* 
tersisa tiga buah test lagi. test berikutnya adalah test meneruskan gambar. jadi kita dikasih secuil titik dan kita disuruh ngelanjutin si titik yang kecil kayak cileuh itu *berdoa semoga pada ga tau cileuh, jadi ga jijik* selain titik ada juga yang cuma kotak, trus garis - garis, ada juga lengkungan, dan lengkungan putus - putus seperti hubungan ku dengan yang lalu putus - putus *digeplak reader* dengan modal sakainget, saya gambar semaunya aja. yang paling konyol itu si lengkung putus - putus yang saya gambar jadi kepala singa yang lagi nongol di jendela. hahahaha sumpah ngarang banget lah :))
Kemudian untuk test berikutnya kita disuruh gambar pohon kayu dengan beribu syarat. jadi pohon kayunya itu engga boleh pohon beringin, pohon cemara, pohon bambu, dan rerumputan gitu. karena bingung mau gambar pohon apa, dengan modal pelukis super duper amatir saya menggambar pohon jambu yang deket mesjid LH. berhubung sebelumnya saya sama temen - temen pernah maling jambu disitu, dan tepat sebelum test salah satu temen saya nyuri jambu lagi jadi itulah yang pertama terbayang di otak saya. hahahaha Alhasil terbentuklah sebuah gambar pohon bambu dengan daun yang jarang tapi buah nya lebat -,- dan dengan bangga saya namai "Pohon jambu batu" di bawahnya.
the next test is, kita disuruh ngegambar orang utuh. disini saya menggambar diri saya sendiri hehe emang dasarnya narsis. tapi disini saya engga bisa ngegambar diri saya secara utuh karena pada kenyataannya hati saya engga utuh #tsaaaaaaaah HAHA! :p *skip* selain menggambar orang secara utuh, kita juga disuruh untuk menuliskan umur, pekerjaan, kekurangan, dan kelebihan orang yang ada pada gambar. berhubung saya menggambar diri saya sendiri jadi saya bisa mengerjakannya dengan cepat :D
dan tibalah kita di test terakhir. Yes! *nyalain kembang api*
test terakhir ini kita disuruh ngarang. ya ! mengarang! hobi saya bangeeeet. tema karangannya adalah 'keinginan terbesar saya di masa depan'. karena kebiasaan saya yang ratu curhat, saya sosoan pake prolog engga langsung ke inti. alhasil pas waktu abis intinya belum dapet -,- jadi aja tastenya kurang haha #apeu
Test pun berakhir, yippieeee~ 
otak saya saat itu dipenuhi dengan pulang, pulang, pulang, pulang, dan pulaaaang. saya udah cangkeul, teu puguh rarasaan pokonya mah pengen segera pulang. Akan tetapi.... *jeng jeeeeng*
ternyata hasil testnya udah keluar dan yang namanya tercantum diharuskan mengikuti test selanjutnya kurang lebih 20 menit. Apaaaaa???? *zoom in* *zoom out* saat itu saya tidak begitu berharap nama saya tercantum, hahaha lagian saya engga mengisi semua soal, saat test angka saya cuma bisa nyelesein 1 setengah lembar, jadi saya sih mikirnya engga akan ada nama saya di list. tetapi ternyata, setelah saya cek n ricek, dan saya investigasi nama saya yang indah ini tercantum. huaaaaaa~ *kayang 200 jam*
Akhirnya kembali ke ruangan dengan muka hokcay karena masih terkaget - kaget. di test ini saya sebangku sama Endah. Kita disuruh ngisi test psikologi, dimana kita harus memilih satu dari dua opsi pernyataan yang menurut kita lebih menggambarkan sifat kita. Jumlah soal yang disajikan saya lupa lagi tepatnya berapa, hahaha kalau engga salah sih 60 soal. 
test pun berakhir, kami yang lolos selanjutnya akan di interview. saya kebagian hari rabu 04 April 2012 jam 16.00-17.00. dengan muka yang masih hokcay saya dan teman - teman bergegas menuju LH untuk shalat Ashar dan berdoa agar diberikan yang terbaik.
Bagaimanakah pengalaman pertama saya di interview? tunggu postingan test PAMA (part 2)
;)) annyeong~

.dinot.
Free Blog Template by June Lily