December 27, 2014

Aku Berhenti

Ada yang mengajak bermain.
Walaupun ragu pada awalnya, tapi rasanya tidak ada salahnya mencoba.
Sambil mengisi waktu, pikirku.
Awal permainan kurasa semuanya baik-baik saja.
Permainan berjalan secara fair.
Dan aku mulai menikmati alur.
Alur permainannya.
Nah, mulai salah kan.
karena ini bukan lagi permainan dua arah.
walaupun permainan ini dilakukan secara bergiliran, tapi aku tidak merasa ikut bermain.
Langkah permainanku terkontrol.
Aku terjebak.
Ini salah. Jelas. Aku sudah tidak bisa menentukan langkahku sendiri.
Langkahku mengikuti langkahnya.
Permainan berlanjut, dan ini giliranku.
Aku punya pilihan.
Kurasa ini waktunya...

"Ayo cepat, ini giliranmu" katamu.

Aku mematung, berpikir.
Sedetik..
Dua detik..

Ku ambil dadu tidak untuk kulempar.
Kuberikan padanya dengan sedikit gemetar.

"Aku berhenti." kataku sambil lalu.

Selebihnya Hanya Ujian

Orang baik itu banyak sekali dan hanya ada satu yang tepat. Selebihnya hanyalah ujian. Kamu tidak pernah tahu siapa yang tepat sampai datang hari akad. Tetaplah jaga diri selayaknya  menjaga orang yang paling berharga untukmu. Karena kamu sangat berharga untuk seseorang yang sangat berharga buatmu nantinya. 
(Kurniawan Gunadi, 2014)

Selebihnya hanya ujian.
Tak peduli setepat apa dia.
Jika dia adalah bagian dari ujian, maka tidak akan pernah terwujud.
tidak akan menjadi nyata.
hanya akan menjadi bagian dari cerita panjang.
satu hambatan
sebelum menuju pada satu yang dituju.

Serupa Tapi Beda

Rasanya bosan dengan ekspresi itu. 
Datar.
Sama.
dan sedikit iba.
Tapi kalau aku jadi kamu, mungkin akan melakukan hal yang sama.
Bagaimana tidak, jika yang diceritakan hal nya serupa walau nyatanya beda.

Aku Bisa Apa?

kadang kita lupa diatas semua rencana dan keinginan,
pada ujungnya kita akan mengikuti skenarioNya.
Mau ataupun tidak.
Dalam masalah takdir, tidak ada yang namanya pilihan.
Bukan. Bukan yang membuat skenario yang salah.
adalah kita, atau mungkin aku, si pemeran yang bandel dan tidak penurut.
Semuanya baik. Iya, pasti. Semuanya terbaik.
Kalau muaranya bukan kesitu. Aku bisa apa?

December 16, 2014

Unbreakable(?)

"I have Allah, then i'm unbreakable"
(my Instagram Bio)

Jadi seriusan nih unbreakable? nggak pernah sakit hati?
Haha ini jawabannya sama kayak kalau ditanya, kamu nggak pernah bernapas? :D jawabannya yaaa pasti pernah lah. Nah lho, nggak sinkron dong sama bio insatgramnya ya? hmmmm... itu bio instagramnya kagak bisa dipotong-potong. Mereka adalah dua premis yang tak terpisahkan. Dimana premis yang pertama adalah kuncinya. i will be definitely unbreakable hanya jika .. i have Allah. kalau premis satu nggak terpenuhi maka premis dua dipastikan gagal. Gitu.

Karena seorang Diny Gustini adalah manusia juga, walaupun kadang banyak yang salah sangka, ngiranya bidadari. (sodorin keresek bisi ada yang pengen muntah :p)
Namanya atit ati mah pasti ada aja lha guys. Cuma sakit hati itu sebenernya bukan sesuatu yang baik untuk dikembangkan. karna semakin dikembangkan akan semakin rieut, lieur kana otak na teh, kana hate na oge. hahaha pengalamaaaan..

Sakit hati...artinya ada sesuatu yang salah dengan hati nya. Kotor dan berpenyakit. sebabnya ya karena si premis pertama tadi hilang. hatinya kehilangan Allah. Udahlah kalau udah kejadian kayak gitu, hatinya rawan diserang penyakit. hatinya akan menjadi breakable dan fragile. obatnya mudah, hadirkan lagi Allah sampai bener bener meresaapppppp masuk ke hati. jamin sembuh!

Nah, kalau suatu saat nemuin saya nongol di sosmed dengan postingan bumbu galau, artinya saya lagi kehilangan premis satu. Tolong bantu ingetin ya kalau saya pernah nulis ini, biar malu sendiri. biar Allah nya dihadirkan lagi di hati.

Telimikicih *nyengir lebar*








-dinot-

December 7, 2014

Random Mind



Banyak yg gak ngerti lalu terluka dan saling menyalahkan
Karna itu aku takut bicara tentang hati
Maka aku tuliskan saja lalu kusimpan dan mungkin kukirimkan ke .. 

Entah kemana…

(Kugy)

December 2, 2014

Cuma nggak percaya aja... masih harus digoyang-goyangin nih ini badan. 

Allah sebegitu percayanya kalau aku kuat sampai memberikan skenario yang sama DUA kali. 
WOOOOW.

Terima kasih, Allah atas kepercayaannya. Tapi aku butuh bantuanMu. Sungguh... :")
Free Blog Template by June Lily