Ada kebaikan pada apa yang tidak kita miliki.
Ada kebaikan pada apa yang kita miliki.
Ada kebaikan pada apa yang belum kita miliki.
Tugas kita?
Bersyukur banyak - banyak.
Pada setiap tahap.
Pada setiap proses.
Tergesa adalah sifat alamiah manusia.
Allah mendeskripsikan langsung melalui firmanNya.
Bersabar dan bersyukur itu lebih utama
itu juga firman Allah di ayat yang lainnya.
Jika bersyukur adalah sebuah kurikulum yang harus dipelajari
maka itu adalah pelajaran favorit saya.
Saya belum menjadi ahli syukur
maka dari itu kini sedang mempelajarinya
dan sangat menikmatinya
Bersyukur itu kayak nyalain lampu
membuat yang tidak terlihat menjadi terlihat
lalu menyadari ternyata ada banyak hal yang menarik
hal yang sebelumnya tidak saya sadari
Bersyukur itu kayak kunci
kunci pembuka kotak harta karun
Bersyukur itu kayak peluntur otot
melenturkan otot muka biar sering - sering senyum
Bersyukur itu kayak tombol ON
tombol ON untuk menghidupkan semangat
Bersyukur, maka nikmat akan semakin akan bertambah.
Allah tidak pernah menyalahi janji :)
Bersyukur pada apa yang tidak kita miliki.
Bersyukur pada apa yang kita miliki.
Bersyukur pada apa yang belum kita miliki.
Tapi...apakah kita benar benar memiliki sesuatu?
Jawabannya?
Kita tidak pernah benar - benar memiliki
bahkan diri kita sendiri.
ruh dan raga adalah amanah.
ada masa nya.
Jadi,
Lakukanlah yang terbaik pada apa yang kini sedang diamanahkan.
Bersiaplah dengan apa yang akan diamanahkan.
Relakanlah apa apa yang pernah diamanahkan.
Karena bersyukur tak hanya sekedar ucapan lisan
tapi juga diwujudkan dalam perbuatan.
:)
Bandung,
11 Oktober 2015
07:37
