December 17, 2011

Bergumam dengan Masa Lalu

Dingin menyelinap,
mencoba menembus dinding kulit
Kubenamkan diri
Berdiam sejenak
Kubiarkan pikiranku memasuki dunia imajinasinya
Pikiranku kini sedang berbaring di pinggir pantai yang sunyi
Ditemani desiran ombak
Beratapkan langit malam lengkap dengan bubuhan bintang
Kubiarkan pikiranku berlayar ke samudera masa lalu
Pikiranku berjalan mundur
Mencoba menghubungkan titik titik
Dan ya,
Ada kamu di sana
Tunggu,
Janganlah kau ciptakan seringai bangga mu dulu
pikiranku sedang tidak dalam perjalanan dengan tujuan mengenang
tapi di sini aku biarkan pikiranku berlayar menelusuri masa lalu
dengan maksud untuk mempelajari semua kesalahan di masa lalu
yang kamu termasuk di dalamnya 
aku ingat dan aku catat semua
disana aku menjumpai indah
tapi segera tertutupi awan mendung dengan petir menyambar
pikiranku terus berjalan mundur
menelusuri tangga masa lalu
aku menjumpai kesalahan-kesalahan
aku berikan senyum hangat pada mereka
“aku sudah mengerti sekarang,
semoga kita tak pernah berjumpa lagi di masa depan ya”
Gumamku pada mereka
Dan perjalanan pun berakhir
Aku bawa perlahan pikiranku
Kembali menemani diri ini
Dan disinilah kami, aku dan pikiranku
Bersiap menyusun titik titik baru
Aku lihat jalan yang panjang tepat berada di depan
Terlihat jelas jalannya tidak mulus
Dihiasi beberapa lubang,
Tanjakan,
Turunan,
Bahkan ada jalan buntu.
Senyum optimis ku kembangkan
Ditemani pikiranku yang kini sangat bersemangat
Berkat perjalanan singkat ke masa lalu itu
Berbekal ilmu yang telah diberikan oleh sang kesalahan-kesalahan-masa-lalu
pasti akan kutemui kesalahan-kesalahan baru
kerikil-kerikil yang lebih tajam
“Aku pasti bisa”
Kuucapkan mantra itu sembari melangkahkan kaki dengan pasti
Menulusuri tangga
Berjalan ke depan 
Mengukir masa depan
:)


.dinot.

Comments:

Post a Comment

Free Blog Template by June Lily