February 2, 2014

Ya Allah, Saya Ingin Sembuh

Dear Blog, 
02 Februari 2013 saya mulai menjalani terapi penyembuhan sikap menunda-nunda. Dimulai dengan mulai membiasakan Daftar Kegiatan Harian, yang saya labeli To-Do-List. Dulu pernah mencoba membiasakan hal ini, tapi karena bosen dan ngerasa so jagoan saya tinggalin deh. Kirain karena udah kebiasa maka saya nggak perlu lagi tuh yang namanya To-Do -List. Ternyata nggak punya daftar kegiatan harian itu membuat nggak fokus terhadap apa yang wajib dikerjakan. Akhirnya berantakan dan nggak teratur.

Terdapat 17 daftar kegiatan hari ini, dan 15 saya coret Alhamdulillah :) Yang tidak saya kerjakan hari ini adalah posting tentang seminarnya bu Septi : Magic Communication In Parenting dan yang terakhir adalah target untuk tidur jam 10 malem. Hehe According to Mr. Jeffery Combs, seorang penunda-nunda yang sedang menjalani proses penyembuhan juga harus belajar mengapresiasi keberhasilan-keberhasilan kecil dalam hidupnya. Jadi, walaupun nggak 100 persen dicoret tapi saya harus celebrate atas 15 target yang tercoret. Yippie!

Ada tujuh langkah penyembuhan yang harus saya lakukan untuk benar-benar terbebas dari penyakit menunda-nunda ini. Langkah-langkah ini diperoleh dari buku The Procrastination Cure nya Pak Jeffery Combs. And here they are :
1. Belajar bersahabat dengan waktu. Alih-alih merasa dikejar waktu saya harus belajar untuk berjalan beriringan dengan waktu. Perasaan dikejar waktu hanya akan membawa saya pada perasaan tidak menyenangkan yang lain bernama kewalahan. Dan kewalahan akan menumbuhkan keinginan untuk menunda-nunda.

2. Mematok Tujuan Kecil. Itulah yang sedang saya lakukan dengan mencoba kembali membiasakan membuat tujuan-tujuan kecil harian. Menurut Pak Jeffery Combs, bukan tidak boleh mematok tujuan tujuan gigantic, tapi perlu diingat bahwa ada anak-anak tangga yang harus dilalui untuk menggapai tujuan besar itu. There are a lot little goals ahead to reach before reaching your big one.

3. Membiasakan Teratur. Teratur berarti mengembangkan kebiasaan, rutinitas, keterampilan, dan pola pikir yang akan memungkinkan kita untuk berhasil dalam setiap pekerjaan yang dikerjakan.

4. Menuliskan Segala Sesuatu. Setelah kita mengetahui tujuan maka tuliskanlah hal-hal tersebut menjadi sebuah To-Do-List. Hal ini mampu mengembangkan pola keteraturan dalam hidup. 

5. Menghilangkan Pengalih Perhatian. ketidakfokusan saat kita menekuni suatu pekerjaan diakibatkan kita menjawab panggilan semua pengalih perhatian. Akibatnya kita tidak fokus, tidak benar-benar hadir dalam percakapan. Kita memberikan perhatian pada setiap situasi kecuali tugas yang ada di hadapan kita. Jadi kalau si pengalih perhatian ini mulai manggil-manggil langsung di reject aja! ;p

6. Menjadi Sadar Ganjaran. Ganjaran yang dimaksud adalah hasil dari perbuatan kita. dan apa yang kita dapatkan untuk risiko yang ada. Selain menjadi sadar ganjaran, kita juga perlu belajar sadar kerja. Jadi intinya, sadar ganjaran ini bisa mengilhami kita untuk lebih produktif. Sadar ganjaran juga berarti belajar untuk mengapresiasi sekecil apapun keberhasilan yang diraih.

7. Pintar Mengintrospeksi Diri. 
"Introspeksi memberi Anda kemampuan memantul, yang memungkinkan Anda tetap di dalam permainan. Tanpa Introspeksi, kemungkinan besar Anda akan menyalahkan orang lain. Anda akan menunjuk hidung orang lain." 
Jeffery Combs

Introspeksi berarti legowo akan kesalahan yang telah diperbuat sehingga akan melahirkan objektifitas dalam melihat suatu hal. Ketimbang menyalahkan diri terus menerus, introspeksi akan membimbing kita untuk melihat dengan tenang kesalahan yang telah diperbuat dan mengambil pelajaran berharga darinya. Introspeksi objektif akan memungkinkan kita bergerak cepat kembali ke ruang tempat kita bisa menyelaraskan diri dengan tujuan yang telah dipatok.

Dan Tadaaa~ itulah langkah-langkah yang harus saya lakukan dalam masa penyembuhan dari penyakit menunda-nunda. Ini bukan hal yang mudah, terlebih bagi seorang plegmatis seperti saya. Terbebas dari penyakit menunda-nunda memerlukan perjuangan yang cukup panjaaaang dan terjal karena ini merupakan perjuangan melawan ego diri sendiri. Tapi jika saya mampu melewatinya in shaa Allah atas izinNya saya dapat meraih segala impian, dan juga visi dunia akhirat saya. aamiin Patut Diperjuangkan? Ya! then i'll TAKE it! Hehehe

Bismillahirrahmanirrahim, wish me luck! ;) dan doakan saya cepat sembuh yaaa ^^

Semoga Bermanfaat
Diny Gustini
#InspiWriter :)

Comments:

Post a Comment

Free Blog Template by June Lily