October 21, 2013

Perahu Kertas

Sepenggal Kisah cinta Kugy & Keenan pernah saya post disini. Tulisan yang saya kutip langsung dari E-book nya. Part ter-bittersweet tapi berhasil menjadi bagian yang paling disukai. Makanya walaupun panjang tapi rela saya ketik ulang :D Entahlah, mungkin karena realistis dan nggak lebay khas kisah cinta ababil. hehe

Perahu kertas telah difilmkan. Jika kebanyakan orang membaca bukunya dulu kemudian menonton filmnya, saya melakukannya terbalik.. Karena jatuh cinta sama filmnya maka saya penasaran dengan bukunya. Saat membaca kisah dalam suatu novel, kita selalu menciptakan sebuah imajinasi tersendiri. Yang sayangnya kadang tak sukses digambarkan dalam film karena entah jalan cerita sedikit berbelok atau dialog yang diubah. Sehingga kurang mempresentasikan inti cerita di buku. Maka dari itu saya ingin baca novelnya. Tadinya mau beli tapi Alhamdulillah nemu E-book nya. *peluk erat dompet* :D

dan tadaaa~ inilah scene yang diadaptasi dari bab Cinta Tak Berujung dalam buku Perahu Kertas.

  

Gimana menurut kalian? Ah tapi nggak usah sibuk membandingkan deng. Karena memang film adaptasi nggak akan pernah sama 100% dengan novelnya. Itulah kekuatan sebuah tulisan, bisa menciptakan suatu imajinasi yang sulit untuk dideskripsikan, divisualisasikan, hanya bisa dibayangkan.

Untuk my favourite bittersweet moment ini saya kasih nilai 7/10. Secara garis besar scene ini sukses menyalurkan inti cerita. Tapi disayangkan pernyataan cinta Keenan pada Kugy dirombak. Padahal In My Humble Opinion (IMHO), versi bukunya lebih pas dan "ngena" ke hati. (Cieeee~ udah berasa jadi Kugy aja :D)

Walaupun dialog dan setting diubah, tapi scene ini masih berhasil memberikan kesan bittersweet nya. Dialog tambahan Keenan tentang bagaimana dia berhasil nemuin Kugy bukan karena Radar Neptunus tapi karena hati sambil nempelin tangan Kugy di dadanya, itu juga cukup membuat kelepek moment dan hati berdesir #halah -__________- 

Honestly, film Perahu Kertas adalah film romance favorit saya setelah Crazy Little Thing Called Love karena realistisnya. Kisah cinta Kugy & Keenan yang isinya bukan melulu tentang cinta yang menggebu-gebu, tapi juga mengisahkan tentang keberanian untuk bermimpi dan mewujudkannya adalah kekuatan tersendiri untuk buku dan film Perahu Kertas. Sang pengarang novel Perahu Kertas, Dee (Dewi Lestari) berhasil menyisipkan banyak hikmah dalam setiap liku kehidupan Kugy & Keenan. Banyak deretan kalimat filosofis dan quoteable yang tentu saja nggak akan bisa disisipkan dalam film.

Keunikan kisah cinta Kugy & Keenan terletak pada mimpi mereka yang saling melengkapi. Keenan yang jago ngelukis dan Kugy sang master dongeng. Keenan yang pada awalnya sulit menemukan ide melukis akhirnya menemukan inspirasinya, yaitu dongeng karya Kugy. Di sisi lain sebuah dongeng tanpa ilustrasi kadang terasa kurang menarik. Dan terciptalah sebuah kolaborasi yang luar biasa, Kugy & Keenan, Sang Pendongeng & Ilustrator :)



Gara-gara tadi keputer lagunya Perahu Kertas di handphone yang sukses dibawakan suara indahnya Maudy Ayunda (pemeran Kugy dalam film Perahu Kertas) alhasil jadi keinget sama buku&filmnya juga. Jadi kebawa suasana dan terlahirlah postingan ini. Sebagai bonus akan saya kasih lirik lagunya. Here it is...

Perahu kertasku kan melaju 
Membawa surat cinta bagimu 
Kata-kata yang sedikit gila 
Tapi ini adanya
 
Perahu kertas mengingatkanku 
Betapa ajaibnya hidup ini 
Mencari-cari tambatan hati 
Kau sahabatku sendiri
Hidupkan lagi mimpi-mimpi(cinta-cinta) 
cita-cita 
Yang lama ku pendam sendiri 
Berdua ku bisa percaya
 
Ku bahagia
 kau telah terlahir di dunia 
Dan kau ada 
di antara milyaran manusia 
Dan ku bisa 
dengan radarku
 menemukanmu
 
Tiada lagi 
yang mampu berdiri  
halangi 
rasaku 
Cintaku 
padamu…

Ku bahagia
 kau telah terlahir di dunia 
Dan kau ada 
di antara milyaran manusia 
Dan ku bisa 
dengan radarku
 menemukanmu




Dear Kugy & Keenan,
Saya jatuh cinta pada kisah cinta kalian <3
-sekian-
@dinott

Comments:

Post a Comment

Free Blog Template by June Lily